Find Us On Social Media :

Saldo ATM Terkuras Gara-gara Berteduh di Bawah Flyover Saat Hujan

By Selasa, 27 Mei 2025 | 08:00
Pemotor nekat berteduh di bawah jembatan atau flyover saat hujan bisa dipenjara 1 bulan atau denda Rp 250 ribu. (TRIBUNJAKARTA.COM/MUSLIMIN TRISYULIONO)

MOTOR Plus-online.com - Waspada cari tempat aman saat hujan mendadak turun agar tidak kena denda.

Berteduh di bawah flyover atau jembatan saat hujan, siap-siap saldo ATM terkuras.

Sering kali terlihat pemotor langsung mencari tempat berteduh ketika hujan turun.

Kebanyakan di bawah flyover atau jembatan dan menyebabkan kemacetan.

Berteduh sembarangan juga bisa menyebabkan kecelakaan.

Masih banyak pemotor yang belum tahu kalau berteduh saat hujan bisa dipenjara atau kena denda.

Berteduh di bawah flyover Juga bisa merugikan pengguna jalan lain lantaran menyebabkan kemacetan.

Larangan berhenti sembarangan tertuang dalam Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), Pasal 106 ayat (4), yang berbunyi:

Baca Juga: Motor Bisa Melintir Gak Terkendali Saat Hujan, Kenali Istilah Aquaplanning

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mematuhi ketentuan:

1. Rambu perintah atau rambu larangan

2. Marka Jalan

3. Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas

4. Gerakan Lalu Lintas

5. Berhenti dan Parkir

6. Peringatan dengan bunyi dan sinar

7. Kecepatan maksimal atau minimal

8. Tata cara penggandengan dan penempelan dengan Kendaraan lain".

Dalam hal ini, maka pihak kepolisian dapat melakukan penindakan bagi pengendara terkait.

Baca Juga: Musim Hujan Banyak Jalan Berlubang, Segini Biaya Servis Pelek Motor Peang

Denda berteduh di bawah flyover

Sementara itu, Pasal 287 ayat (3) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ mengatur tentang pidana bagi pengendara yang melanggar aturan berhenti dan parkir.

Bunyinya sebagai berikut:

"Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar aturan gerakan lalu lintas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf d atau tata cara berhenti dan Parkir sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (4) huruf e dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp 250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah)".

Pengendara hanya boleh diizinkan berhenti sejenak sekadar memakai jas hujan dan kemudian melanjutkan perjalanan atau berteduh di tempat lain.

Apabila menunggu sampai hujan berhenti, polisi berhak menegur dan meminta pengendara jalan terus jika dinilai membuat macet.

Wah, cuma gara-gara berteduh sembarangan saat hujan saldo ATM pemotor bisa terkuras untuk bayar denda.