Sementara itu, realisasi BBNKB hingga akhir Juni mencapai Rp 31,57 miliar, atau 54,67 persen dari target murni sebesar Rp 57,76 miliar.
"Capaian ini menunjukkan bahwa sektor BBNKB bahkan telah melampaui separuh target tahunannya, didorong oleh antusiasme masyarakat terhadap program pembebasan biaya balik nama kendaraan kedua," katanya.
Menurut Tahir, program ini berhasil mendorong kesadaran wajib pajak masyarakat.
Dia berharap, masyarakat kota dapat memanfaatkan program tersebut dengan baik.