Kuras Tangki Motor Injeksi, Bersihkan Dari Air

Motorplus - Selasa, 18 September 2012 | 09:26 WIB


Ada sebagian brother yang kadang pede alias percaya diri menyemprotkan air ke bagian tangki pada saat 'memandikan' motor. Akibatnya, tanpa disadari air itu masuk ke dalam sela-sela tangki dan tercampur dengan bahan bakar. Atau air timbul akibat reaksi uap bensin dengan udara.

ÔÇ£Sebaiknya ketika mencuci motor, pada bagian tangki itu harusnya dibersihkan pakai lap basah saja,ÔÇØ jelas Tatang Mulyono, kepala mekanik Setia Motor. Sebab jika sudah kemasukan air, solusinya harus mengkuras tangki. Tapi, ketika menguras tangki motor yang mengadopsi injeksi, tentu perlakuannya berbeda dengan motor sistem karburator.

Karena sistem injeksi itu masih bisa dibilang barang baru, sehingga masih banyak yang bingung atau bahkan salah kaprah ketika menguras tangki. ÔÇ£Saya mencontohkan pada Honda Spacy PGM-FI, tetapi pada prisnsipnya, di motor matik dan bebek yang memakai sistem injeksi sama saja cara melakukannya. Intinya jangan sampai mengutak-atik sistem injektor,ÔÇØ wanti Tatang yang bengkelnya di Jl. HOS Cokroaminoto, No. 5, Ciledug, Tangerang, Banten .

Jajal yuk! Pertama, hidupkan mesin buat memastikan bahwa mesinnya hidup sebelum dikuras. Setelah itu, matikan lagi engine. Nah, kini cabut soket kabel yang ada di bagian atas fuel pump.

Setelah itu, putar kunci kontak ke posisi ON dan tekan elektrik starter. Sedangkan tujuan dari menghidupkan mesin itu agar  bahan bakar yang berada di slang bensin bisa tersedot ke ruang bakar melalui injektor. Jadi, ketika slang dibuka pun, bensin tak keluar dari selang dan bikin becek!

Setelah dirasa bahan bakar yang terdapat pada slang bahan bakar sudah habis, cabut soket slang yang ada di fuel pump. Untuk Honda Spacy PGM-FI, terdapat tutup karet yang berfungsi sebagai sil agar bahan bakar tidak bocor. Hal itu, tidak terdapat pada Honda Vario Techno PGM-FI dan Honda Supra X125 Helm In PGM-FI. Sehingga ketika melakukan pengurasan di Spacy PGM-FI, maka karet atau sil kudu diganti ketika dipasang kembali.


Ketika kabel injektor sudah bisa tercabut, buka fuel pump-nya. Lalu, periksa dinamonya apakah terdapat molekul air. Jika ada, semprot dinamo fuel pump itu pakai angin bertekanan alias kompresor.

Cek juga pelampung dan saringannya. Jika terdapat molekul air, semprot juga dengan menggunakan kompresor. Pastikan pelampung dan saringannya kering. "Bila perlu, dijemur agar yakin pelampung dan saringannya benar-benar kering," kata Tatang.

Baru setelah itu, keluarkan bahan bakar yang berada di tangki. Kini, bersihkan tangki menggunakan lap yang dimasukan ke dalam tangki. Semprot juga lap itu pakai kompresor sampai yakin tangki itu benar-benar kering.

Kelar membersihkan tangki dan dirasa tangkinya sudah kering, pasang kembali fuel pump. Ketika memasang fuel pump. Perhatikan karet O ring, ketika memasang, oleskan oli mesin pada O ring itu agar karet licin dan tidak melar.

Kemudian pasang kembali soket slang bensin dan fitting. Setelah semuanya sudah terpasang, pancing bahan bakarnya agar turun ke injektor dengan cara menyalakan dan mematikan kunci kontak hingga tiga kali.

Selamat mencoba. (motorplus-online.com)

Penulis : Motorplus
Editor : Motorplus


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular