Bayar Janji ke Anak, Ibu Ini Ikhlas Beli Kawasaki Ninja 250 dengan Uang Receh Hasil Menabung

Mohammad Nurul Hidayah - Sabtu, 11 November 2017 | 15:44 WIB
Kawasaki
Kawasaki Ninja 250 2013 (EX250M)

MOTOR Plus-online.com - Namanya janji itu utang dan wajib ditepati meskipun janjinya ke anak sendiri.

Itu yang menjadi rujukan pasangan Eko Margono dan Ernawati yang belakangan viral.

Keduanya menjadi viral karena membeli satu unit Kawasaki Ninja 250 FI menggunakan uang receh hasil menabung.

Kawasaki Ninja 250 FI ini dibelikan untuk anaknya.

"Tanpa terasa selama dua tahun terkumpul kurang lebih Rp 42 juta uang logam pecahan Rp 1.000, Rp 500, Rp 200, dan bahkan Rp 100. Hari ini bisa bawa pulang Kawasaki Ninja 250 Fi impiannya," tulis informasi yang diunggah akun Instagram, kawasaki.life.

(BACA JUGABukan Cuma SIM dan Tilang, Sekarang Pembuatan dan Penggantian BPKB Bisa Online)

Erna menceritakan asal muasal niat untuk membeli Ninja.

Semua bermula dari keinginan anak sulung laki-laki mereka saat pertama kali masuk SMP sekitar dua tahun lalu.

Saat itu, si sulung meminta dibelikan Ninja yang nantinya bisa dipakainya saat sudah mulai masuk SMA.

@kawasaki.life
Eko Margono dan Ernawati membeli motor Kawasaki Ninja 250 Fi dengan uang logam senilai Rp 42 juta.
Ia pula yang menyarankan kedua orang tuanya untuk mulai menyisihkan uang hasil jasa penggilingan beras.

"Anakku yang kepengen. Anakku yang punya inisiatif. (Kata dia) ini uang seribuan ditabung aja. Nanti kalau aku sudah besar dibelikan Ninja ya, bu," ujar Erna seraya menirukan ucapan sang anak.

(BACA JUGABeli Kawasaki Ninja 250 Fi Rp 42 Jutaan Dibayar Cash Pakai Uang Recehan, Salut Nih!

Saat ini, anak sulung Eko dan Erna masih duduk di kelas II SMP.

Dia tinggal di sebuah pondok pesantren yang ada di Magetan.

Meski anaknya baru akan menginjak bangku SMA sekitar 1,5 tahun lagi, Erna mengaku sengaja membelikan motornya lebih awal.

Selain karena uang yang sudah terkumpul, ia tidak ingin rencana membeli Ninja berbenturan dengan kesibukan mengurus uang masuk sekolah.

"Saya belikan anak saya karena saya sudah pernah janji ke dia. Janji adalah utang," ucap Erna.

Erna hanya tertawa saat ditanyakan mengenai peraturan bahwa pelajar SMA sebenarnya belum boleh berkendara. "Kalau di sini SMP sudah boleh," ujar dia, sambil tertawa.





KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular