Hari Ini IMI Jatim Gelar Sidang dan Panggil 2 Pembalap Insiden Lempar Karung di Road Race Bondowoso

Ahmad Ridho - Rabu, 15 November 2017 | 17:43 WIB
@kpracing
Usai dilempar karung, pembalap pemakai rompi polisi ini malah kabur

MOTOR Plus-online.com - Kejadian pelemparan karung di road race open Bondowoso banyak menuai kecaman.

Hari ini (15/11) kedua pembalap dan pimpinan lomba yang bertugas sedang menjalani sidang di sekretariat IMI Jatim.

(BACA JUGA: Sambut Dirgahayu Brimob ke-72, ISHD Gelar Silaturahmi)

"Sore ini kami menjalani sidang di IMI Jatim, sebagai pimpinan lomba saya dimintai keterangan kronologisnya untuk melihat kebenaran," bilang Moy Arifin Pimpinan Lomba saat itu.

Masih belum tahu pasti sangsi apa yang bakal diberikan kepada kedua pembalap yang bersangkutan.

Tapi yang jelas semua pihak yang bersangkutan sudah ada di IMI Jatim untuk menjalani sidang oleh ketua IMI Jatim.

(BACA JUGA: Pemilik Super Lisensi FIM dan Juri MotoGP Bicara Aksi Pembalap Lempar Karung, Image Negara Bisa Negatif)

"Semua keputusan ada pada ketua IMI Jatim, saya hanya dimintai keterangan sebagai pimpinan lomba. Nanti kabar selanjutnya saya kabari lagi," tambah Moy saat dihubungi oleh EmPlus.

Pembalap karung sendiri benar-benar menjadi viral, itu karena Hasan dengan sengaja menabrak Dimas sebelum tikungan.

(BACA JUGA: Pengendara Motor Ribut Dengan Petugas Parkir, Tanpa Diduga Istrinya Harus Menerima Ini)

Membalas senggolan Hasan yang menggunakan rompi Polisi, Dimas sengaja menunggu Hasan dengan membawa karung pembatas.

Dan berakhir dengan jatuhnya Hasan dengan dilemparnya karung pembatas oleh Dimas.

"Kedua pembalap bakal terkena sangsi, bentuk sangsinya menyusul setelah nanti menjalani sidang di IMI Jatim," tutup Bambang Haribowo Ketua IMI Jatim.

Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular