Murah Meriah Memaksimalkan Power Motor Cukup Main Trik Setel Klep

Motorplus,Rudy Hansend - Kamis, 14 Februari 2019 | 14:45 WIB
motor plus

 
MOTOR Plus-Online.com - Memakai kem alias camshaft standar tidak berarti performa motor tampil ala kadarnya seperti bawaan pabrik.

Sebab, menurut Herman Lo, jika kita tepat menyetelnya, performa motor dengan kem orisinal bawaan pabrik pun bisa mencapai performa maksimal.

Pernyataan Ahon, sapaan mekanik bengkel Surya Motor itu mengacu pada teori bahwa pabrik menyiapkan camshaft standar untuk semua kebutuhan.

Cukup kuat untuk berakselerasi di putaran bawah, tetapi juga cukup nafas diajak berlari di rpm tinggi.

Baca Juga : Kaze 2-Tak Juara Asia Road Race, Powernya Gedean Mana Sih Dibanding F1Z-R?

Baca Juga : Hebat, Tim Moto2 Yang 'Berasal' Dari Indonesia Jadi Terkencang

Jadi, Ahon yakin motor standar 4 langkah bisa dimaksimalkan tanpa mengubah atau ganti kem.

"Memang perubahan tenaganya tidak terlalu besar.

Sebab, tanpa mengubah atau ganti kem, tidak banyak yang berubah.

Tetapi, jika menyetelnya pas, motor bisa lebih bagus.

Baca Juga : Dimas Ekky Unjuk Motor Moto2 di Tes Jerez, Hujan Tanya Soal Bendera

Minimal sesuai dengan kebutuhan," bilang mekanik yang mangkal di wilayah Depok ini.

Perubahan setelan tadi bisa dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan pengendara.

Misalnya, karakter motor bisa dibikin kuat berakselerasi, atau menjadi bagus rpm atasnya.

"Kuncinya atur waktu buka-tutup klep dari pemasangan kem," jelas mekanik yang paham mengilik nyaris semua tipe motor 4-tak itu.

Baca Juga : Gokil, Pemotor Yamaha R15 Tabrakan, Mengamuk Jupiter Z Jadi Korban

Penyetelan yang dimaksud Ahon, dengan mengoptimalkan besar bukaan klep dan waktunya.

Besar bukaan klep diatur lewat penyetelan mur klep.

"Biasanya, untuk menambah tenaga, kita buat agar klep membuka lebih besar.

Caranya dengan merapatkan baut setelan klep," beber pria berkacamatan plus itu.

Baca Juga : Ramai Kabar Munculnya Motor Yamaha NMAX Terbaru, Deretan NMAX Predator Ini Bisa Jadi Pilihan

Jika semula dari pabrik gap klep dipatok 0,15 milimeter (mm), bisa dirapatkan hingga 0,10 mm.

"Dengan merapatkan gap klep, lift klep jadi lebih tinggi. Bukaannya lebih lebar.

Jadi pasokan bensin lebih banyak," jelas Ahon.

Tapi, Ahon mengharapkan membuat gap klep dengan pelatuk terlalu rapat.

Sebab, mesin akan jadi berisik, atau malah bisa bikin klep mentok piston.

Jadi biar amannya, pengurangan gap maksimal 0,05 mm.

motor plus

Trik kedua, kita bisa mengatur ulang waktu buka-tutup klep lewat kem.

Caranya dengan menggeser gigi sentrik ke kiri atau kanan. Beberapa tipe motor, seperti Suzuki Shogun atau Smash punya lubang baut pengikat gigi sentrik yang cukup lega.

Sehingga gigi sentrik bisa digeser-geser.amun, jika lubang bautnya ngepas banget, kita mesti memperbesarnya dengan bor, ke arah kiri atau ke kanan.

Mengubah posisi gigi sentrik bisa mengubah karakter motor. Misalnya, jika ingin akselerasi kuat, cukup geser ke kanan (sesuai arah jarum jam, red) gigi  sentriknya.

Sebagai imbas, performa motor di putaran atas jadi berkurang.

"Sebaliknya, kalau mau tenaga putaran atasnya makin galak, tinggal geser gigi sentrik ke kiri atau berlawanan arah dari putaran jarum jam. Risikonya,

Putaran bawah ya jadi agak lemah," papar Ahon.

Namun, menggeser gigi sentrik pun ada batasannya.

Ahon mematok 0,5 milimeter dari posisi standar.

Dengan batasan segitu, maka waktu buka-tutup kem bergeser sekitar 2 sampai 3 derajat.

"Kalau lebih dari 0,5 mm, hasilnya motor malah nggak maksimal.

Kalau terlalu geser ke kanan, nafas motor jadi pendek. Sebaliknya, kalau t erlalu geser ke kiri, akselerasi motor jadi lambat sekali," yakin Ahon.


So, bisa kan memaksimalkan kem standar sesuai kebutuhan?!


Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 565  th  2009


Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 565  th  2009

Source : MOTOR Plus
Penulis : Motorplus
Editor : Aong

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular