Kabar BBM

Terbongkar Begini Alasan Pertamina Belum Turunkan Harga Bensin Walaupun Harga Minyak Dunia Anjlok

Ahmad Ridho - Selasa, 16 Juni 2020 | 08:55 WIB
Tribunjambi/Niko Firmansyah
Ilustrasi SPBU Pertamina

MOTOR Plus-online.com - Terbongkar, ternyata begini alasan Pertamina belum turunkan harga bensin walaupun harga minyak dunia anjlok.

Sampai hari ini kenapa harga bensin belum juga diturunkan, namun Pertamina ternyata memiliki alasan lain yang lebih masuk akal.

Banyak pihak mempertanyakan langkah PT Pertamina (Persero) yang tidak juga menurunkan harga BBM, meski harga minyak dunia sempat anjlok, bahkan berada di zona negatif.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, harga BBM bisa saja diturunkan dengan memilih biaya produksi yang lebih rendah, yakni meningkatkan impor minyak murah dan memangkas produksi, atau bahkan menutup sektor hulu migas.

Baca Juga: Kenapa Nih, Pertamina Berencana Segera Hapus Salah Satu Jenis Bensin

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok, Benarkah Harga Bensin di Bulan Juli 2020 Akan Turun?

"Tapi kemudian kalau hulu migas ditutup kilang-kilang ditutup kita akan kembali lagi ke zaman dulu, tergantung dengan impor," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Senin (15/6/2020).

Dengan ditutupnya kilang, maka tujuan pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi tidak akan terealisasi.

"Bayangkan kalau kita hanya mengandalkan impor yang katanya di luar negeri itu murah. Oke kita andalkan impor, enggak usah kita memproduksi sendiri. Kalau ternyata negara tersebut terjadi lockdown enggak bisa mengirimkan BBM-nya?," tutur Nicke.

KOMPAS.com/Hendra Cipto
Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina Nicke Widyawati.

Lebih lanjut, Nicke mengakui, harga minyak produksi dalam negeri sempat jauh lebih mahal ketimbang impor.

Source : Kompas.com
Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular