Balap Powertrack 2021 Ronde Pertama Jadi Ajang Perang Knalpot Racing

Indra Fikri - Rabu, 1 Desember 2021 | 19:07 WIB
Istimewa
Balap garuk tanah bertajuk Powertrack 2021 ronde pertama sirkuit Gelora Banjar Patroman, Jawa Barat, menjadi ajang perangnya knalpot racing.

MOTOR Plus-online.com - Balap garuk tanah bertajuk Powertrack 2021 ronde pertama sirkuit Gelora Banjar Patroman, Jawa Barat, menjadi ajang perangnya knalpot racing.

Setelah 2 tahun terhenti kerena dampak pandemi, event balap garuk tanah bergengsi Powertrack 2021 kembali digelar, (27-28/11/2021).

Kelas yang dilombakan oleh Powertrack 2021 ada 18 kelas dengan jumlah crosser yang mendaftar cukup fantastis, yaitu 362 starter. 

Seperti biasanya, balap Powertrack juga menjadi ajang promosi berbagai produk otomotif.

Mulai oli, komponen racing, ban, dan yang paling seru adalah knalpot.

Pada gelaran Powertrack 2021 saat ini menjadi ajang duel knalpot racing aftermarket.

Seperti Norifumi, Gordon, Proliner, GP7, CLD, dan masih banyak lagi merk lainya.

Bicara masalah perang knalpot, yang sudah lama bertarung di dunia grasstrack adalah Norifumi, GP7, CLD dan beberapa produk lainya.

Baca Juga: Honda CRF150L Jadi Motor 4-tak Terkencang di Balap Grasstrack Kelas FFA, Ini Rahasianya

Baca Juga: Enggak Cuma Bikin Knalpot Racing, Kini Proliner Luncurkan Per Kopling

Semakin ramainya event kompetisi grasstrack, membuat knalpot Proliner turun gunung di ajang balap garuk tanah.

Di kelas Sport & Trail Open, terjadi perebutan point yang sangat ketat untuk menjadi juara umum di Powertrack 2021.

Crosser Rivaldi Julian berhasil finis di posisi ke 2 (22 poin) di moto 1 dan ke 3 (20 poin) di moto 2 menggunakan knalpot Proliner XR-1 Bore Up.

Dengan total 42 poin, Rivaldi Julian mampu bertengger di peringkat pertama kelas Sport & Trail Open.

Kemudian untuk urutan ke-2 perolehan point di kelas ini adalah Prima Julio Sudrajat dengan total 41 poin (moto 1: 25 poin dan moto 2: 16 poin).

Sedangkan di peringkat ke-3 ditempati oleh pembalap Rizki HK total 38 poin (moto 1: 13 poin dan moto 2: 25 poin). 

Rivaldi mengaku, knalpot Proliner XR-1 pas dengan settingan motornya.

”Pastinya tarikan gas buang motor saya bisa los. Kemudian untuk torsinya sendiri, saya akui kalau XR-1 sudah pas digunakan di track berlumpur seperti sekarang,” jelas Rivaldi.

Baca Juga: Serius di Garuk Tanah, Knalpot Proliner Support Event Open Grasstrack Pesona Wanajaya 2021

Penulis : Indra Fikri
Editor : Aong




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular