Viral di Bogor Pemotor Geruduk dan Lempari ke Kantor Debt Collector

Didit Abdillah - Sabtu, 29 Juli 2023 | 18:18 WIB
Tiktok/Kolase Tribun Jabar
Viral video para pemilik motor di Cianjur, Jabar lempar batu ke kantor debt collector karena motornya tidak mau diambil.

MOTOR Plus-Online.com - Perseteruan terjadi saat sekelompok warga mendatangi kantor debt collector yang bekerja sama dengan leasing. 

Aksi kericuhan ini sampai sekelompok orang melempar batu ke kantor debt collector dan ada yang melempar kayu. 

Dilansir dari Tribun Jabar, lokasinya berada di Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jabar. 

Video ini viral di media sosial mengenai aksi dan ucapan pemilik motor yang tidak rela jika kendaraannya diambil paksa. 

Berdasarkan pemaparan, kalau para pemilik motor ini sudah menunggak cicilan selama sebulan dan ada yang lebih dari sebulan. 

Tetapi debt collector yang mendatangi paksa membuat emosi para pemilik motor menjadi naik karena tidak suka dengan perlakuannya. 

Alhasil keributan terjadi antara kedua kelompok tersebut. 

Kapolsek Gunungputri Kompol Bayu Tri Nugraha membenarkan adanya kejadian di wilayah hukumnya tersebut.

"Kejadiannya hari Selasa (25/7/2023) di depan kantor DC (debt collector) di Desa Bojongnangka," kata Kompol Bayu Tri Nugraha saat dikonfirmasi.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by TERANG MEDIA (@terang_media)

Baca Juga: Bawa Motor di Gang Sempit Wajib Tahu 8 Cara Aman Biar Tidak Celaka

Source : Tribun Jabar
Penulis : Didit Abdillah
Editor : Joni Lono Mulia




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular

Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.