Find Us On Social Media :

Yamaha Mio 2010 Ini Belum Ada Obatnya Semenjak Hadir di Dunia Balap Malam

By Arseen, Kamis, 16 November 2017 | 06:00 WIB
(Teguh)

MOTOR Plus-online.com - Bermain di kelas 58 Klep Standar, Yamaha Mio pacuan Abdul Holik ini belum pernah terkalahkan semenjak hadir di dunia balap malam.

“Banyak yang penasaran sebenernya, namun gak ada yang mau main cuma perkara pakai setang jepit. Maunya main dengan setang standar, padahal setang kan enggak ngaruh amat,” ucap Olik sapaan akrabnya.

Terus apa yang bikin istimewa dan ditakuti? 

KAPASITAS SILINDER.

Isi dapur pacu menggunakan Piston NPP diameter 58 mm, dikawal panjang langkah yang masih standar.

(Baca juga: Winglet Ducati Desmosedici GP17 Dilarang, Bagaimana dengan Winglet Baru di Yamaha YZR-M1?)

“Silakan discrut kalau enggak percaya,” timpalnya. Saat dihitung menggunakan rumus, kapasitas silindernya hanya 153 cc.

(Teguh)
HEAD SILINDER.

Dengan regulasi klep standar, diameter payung klep tidak ikut dibesarkan mengikuti diameter piston.

“Untuk kemnya, kustom dengan kem in berdurasi 270 derajat. Klep in membuka 32 derajat sebelum Titik Mati Atas (TMA), dan menutup 58 derajat setelah Titik Mati Bawah (TMB). Lalu, durasi kem ex-nya 275 derajat, klep membuka 60 derajat sebelum TMB dan menutup 35 derajat setelah TMA. Tinggi angkatan klepnya, 9,8 mm untuk in dan ex,” beber Saihu Anwar alias Ciu mekanik OC Speed.