Find Us On Social Media :

Awas Aki Bisa Hamil Atau Meledak Karena Komponen Yang Satu Ini

By Motorplus,Rudy Hansend, Rabu, 6 Februari 2019 | 20:30 WIB
Aki hamil bisa karena kiprok sudah rusak (istimewah)

Seperti di motor-motor bebek dan matic kapasitas kecil.

Bagaimana menentukan apakah terjadi overcharge?

Harus diukur menggunakan avometer atau multitester.

Tempatkan knob pada posisi 20 volt.

Kabel probe dari avometer yang merah dihubungkan ke kutub positif dan yang hitam ke negatif.

Kemudian hidupkan mesin dan lihat avometer.

Kalau yang digital akan terlihat jelas naik-turun voltase.

Jika voltase melebihi 14,8 volt berarti kiprok sudah rusak, segera ganti.

Kejadian aki hamil yang dialami Saputra di Piaggio Zip 100.

Sebelumnya CDI mati dan diganti pakai CDI dari Suzuki Shogun 110.

Setelah itu kejadian deh aki hamil alias menggelembung.

“Akhirnya ganti kiprok sesuai anjuran di grup Facebook,” jelas Putra, panggilannya.

Tapi, setelah ganti kiprok dan aki baru malah sering tekor akinya.

“Ini bisa jadi ada yang korslet,” jelas Putra.

Sehingga setrum aki kemakan korslet itu.

Lama-lama setrumnya abis dan tidak bisa starter.

Semua merek aki bisa hamil bisa karena over charger (istimewa)

Aki juga seperti bom, bisa meledak.

Kejadian aki meledak karena proses pengisian atau charging.

“Itu karena lubang ventilasi di aki tersumbat.

Sehingga hydrogen di dalam aki tidak bisa keluar dan menimbulkan tekanan tinggi. Sehingga aki meledak,” jelas Tomy Huang.

Makanya ada aki yang dilengkapi ventilasi khusus supaya anti meledak.


Artikel ini sudah dimuat di Tabloid MOTOR Plus edisi 979 th 2017