"Persneling gigi motor saya tiba-tiba terlepas, sehingga saya tidak bisa oper gigi," ucap Tommy.
Hasil ini membawa Farudila sebagai Juara Umum FFA 250 dengan raihan 231 poin dari lima seri.
Baca Juga: Gokil, Pembalap Perancis Dominasi Kualifikasi Trial Game Asphalt International Championship 2019
Sementara Tommy Salim harus puas di posisi kedua dengan 224 poin dan sang juara bertahan Doni Tata berada di peringkat ketiga dengan 207 poin.
“Meski di race kedua ini (Moto 2), saya start dari posisi kedua, saya berusaha tampil lepas dan menjaga racing line.
Ternyata taktik ini membawa hasil yang maksimal. Saya bersyukur bisa menjadi juara umum dan semoga bisa mempertahankan gelar ini di tahun depan,” tutur Farudila.
Sementara, bagi Tommy Salim, meski gagal jadi juara umum di kelas FFA 250, namun rider bernomor start 75 ini mampu menjadi juara umum di kelas utama lainnya yakni Trail 175 Open.
Sukses meraup 224 poin dari lima seri, kakak Gery Salim ini mengungguli Danang Utomo di peringkat kedua (185 poin) dan Farudilla Adam di posisi ketiga (172 poin) pada klasemen akhir.
Lalu di kelas utama lainnya yakni Trail 175 Non Pro, Reyhan Lapendoz juga sukses meraih gelar juara umum dengan perolehan 219 poin di klasemen akhir.
Perolehan poin Reyhan tak mampu dikejar Erick Candra di posisi kedua dengan 206 poin meski Erick mampu mengungguli Reyhan di race Moto 1 dan Moto 2 pada balapan di Boyolali.
Standing point klasemen FFA 250