Find Us On Social Media :

Fakta Nyata! Spanyol Benar-benar Kuasai Jagat MotoGP, Nih Bukti-buktinya

By Joni Lono Mulia, Senin, 13 Januari 2020 | 16:00 WIB
Ilustrasi. Enggak disangka-sangka Marc Marquez, punya selera humor yang bisa mengocok perut alias bikin ngakak. (Instagram.com/ @marcmarquez93)

MOTOR Plus-online.com - Ronde MotoGP di Valencia pertengahan November lalu smepat dikeluhkan Valentino Rossi terlalu mepet ke akhir tahun.

Alhasil, kondisi cuaca terutama temperatur yang dingin dianggap jadi biang keladi performa pembalap dan motornya turun.

"Penginnya sih ronde MotoGP Valencia jangan digelar di akhir tahun, cuma susah karena saya kan bukan orang Spanyol," ujar Valentino Rossi.

Apa yang dikatakan Valentino Rossi menyiratkan bila ingar-bingar MotoGP ada dalam genggaman Spanyol.

Apa yang diungkapkan Valentino Rossi ada benarnya.

Berikut fakta MotoGP cenderung berpihak ke mereka berpaspor Spanyol.

Baca Juga: Dominasi Spanyol Berlanjut di MotoGP 2020, Nyaris Separuhnya Kuasai Daftar Pembalap Tahun Ini

Baca Juga: Gak Banyak yang Tahu, Dominasi Marc Marquez di MotoGP 2019 Belum Tentu Terulang di Musim 2020, Legenda MotoGP Ini Bongkar Alasannya

1. Ronde MotoGP Banyak di Spanyol Ketimbang Yang Lain

Ungkapan Valentino Rossi sedikit banyak ada benarnya juga.

Mari tengok kalender MotoGP 2020 ini tercatat Spanyol menjadi host MotoGP terbanyak.

Ada 4 ronde MotoGP dalam semusim digelar di Spanyol, meski judul perhelatannya dibedakan.

Seperti MotoGP Spanyol di sirkuit Jerez, MotoGP Catalunya di sirkuit Barcelona-Catalunya, MotoGP Aragon di sirkuit Motorland Aragon dan MotoGP Valencia di sirkuit Ricardo Tormo.

Memang ada juga negara lain yang menjadi host MotoGP lebih dari sekali.

Adalah Italia, yaitu MotoGP Italia di sirkuit Mugello dan MotoGP San Marino di sirkuit Misano World Circuit Marco Simoncelli.

Namun dari total jumlah, Spanyol tetap yang lebih banyak menghelat MotoGP dalam semusimnya.

Baca Juga: Breaking News: Dunia Balap Berduka, Pembalap Senior Paulo Goncalves Meninggal Dunia di Stage 7 Reli Dakar 2020