Pengerjaan ini cukup menyita waktu karena desain dan material yang digunakan adalah aluminium setebal 3 mm.
Desain side cover pun dituntut selaras dengan tangki.
“Untuk side cover ini saja kita butuh waktu 2 mingguan untuk mendapat bentuk seperti ini, sempat trial and error beberapa kali hingga diperoleh bentuk yang diinginkan,” bilang pria blasteran Indonesia-Italia ini.
Jok custom oleh PTM (Ketut/Otomotifnet.com)
Ketika desain tangki terlihat ramping dari samping dan tampak kekar diperhatikan dari depan sudah didapat, maka tampilan kaki-kaki dituntut harus terlihat kekar.
Pada sektor ini, tim PTM cukup mengganti pelek belakangnya saja dengan produk Chemco berukuran 6 inci.
Lalu dipadukan dengan kombinasi ban Pirelli MT60RS berdimensi 120/70-17 di depan dan ukuran 180/60-17 di belakang.
Nuansa kekar pun langsung terdongkrak. Mantap!
Baca Juga: Heboh Kemunculan Ninja 250 4 Silinder, Mesin Kawasaki Terbaru Juga Dipakai Motor Retro Ini
Pelek dan cakram masih kepunyaan ER-6n, hanya bubut pelek biar masuk ke kaliper R6 (Ketut/Otomotifnet.com)
Sedangkan knalpot, customized dari bengkel PTM. Begitu pun desain jok custom yang menempel di subframe yang racikan sendiri dengan sistem knock down.
Head lamp menggunakan Daymaker copotan dari Jeep Wrangler Rubicon dan dibalut dengan casing custom berbahan aluminium.