Sistem air bag di baju balap pembalap MotoGP harus bisa mengembang saat terjadi kecelakaan hingga kurang dari 0,2 detik.
Racing suit pembalap MotoGP juga dilengkapi punuk seperti di unta.
Tujuannya untuk menampung air minum biar pembalap gak dehidrasi saat balapan.
Kapasitas volume air yang ada di punuk adala 300 ml atau setara dengan minuman kaleng atau satu gelas plastik air mineral.
Tak ketinggalan pelindung saat menikung atau slider untuk bagian sikut tangan dan lutut kaki.
Baca Juga: Mantap! Pembalap Indonesia AM Fadly Gondol OTOMOTIF Award 2020, Gara-gara Nyabet Ini
Terbuat dari bahan plastik keras yang bisa habis dalam sekali sesi baik latihan, kualifikasi dan balapan.
Alhasil, total bobot keselurhan baju jirah atau tempur pembalap MotoGP mulai dari helm, sarung tangan, sepatu boot dan baju balap (racing suit) berkisar 15 kg.
Total bobot baju jirah atau tempur pembalap MotoGP itu 10 kali lebih enteng dari pakaian atau baju angkasawan atau astronaut.
Baca Juga: Biar Makin Paham, Nih Penjelasan Nama dan Kode Semua Motor MotoGP 2020
Bobot baju angkasawan atau astronaut mencapai berat 150 kg atau satu setengah kuintal.
Hanya saja angkawasan tidak merasakan benar bobot baju atau kostum itu karena digunakan di ruang hampa udara.
Seberat apapun baju astronaut atau angkasawan digunakan di ruang hampa udara tidak berasa bebabnya