Find Us On Social Media :

Mantan Bos Tim Repsol Honda Beberkan Kepribadian Bertolak Belakang, Antara Casey Stoner dengan Marc Marquez

By Indra Fikri, Minggu, 17 Mei 2020 | 18:00 WIB
Livio Suppo dan Casey Stoner saat juara dunia MotoGP dengan tim Repsol Honda (immagini.insella.it)

Baca Juga: Livio Suppo: FIM Meminta Kami Bungkam, Jika Tidak Sepang Clash 2015 Akan Semakin Runyam

"Keuntungan terbesar Marc bisa tenang dalam situasi paling sulit."

"Setelah Philip Island 2013, bendera hitam karena kesalahan di paddock, siapa pun akan marah dengan tim," beber Livio Suppo.

"Meski begitu, malam harinya dia makan malam dengan semua orang, dia pergi ke Valencia dan memenangkan gelar."

"Casey ke Laguna Seca, setelah duel dengan Rossi dan musim gugur berikutnya, dia sangat marah, kemudian di Brno dan Misano dia menjatuhkan diri."

"Dia kehilangan gelar di 2008 karena memaksa, itu adalah batasnya. Jika dia bisa lebih damai, dia bisa menaklukkan setidaknya 2 gelar juara dunia lagi," pungkas Livio Suppo.