Sementara selama tiga tahun terakhir hanya ada 200 orang yang diangkat jadi guru PNS.
Tidak berimbang jumlah guru yang pensiun dengan guru yang diangkat jadi PNS,” katanya.
Sehingga dalam pembangunan pendidikan di Pangandaran peran guru honorer sangat signifikan.
“Sementara selama ini mereka hanya mendapat honor sebesar Rp 300.000/bulan. Mulai Januari 2021, honor yang diterima guru honorer akan naik jadi Rp 1 juta/bulan.
Itu yang ditanggung oleh APBD Pangandaran. Belum lagi dari dana BOS. Jadi tahun depan di Pangandaran tidak ada lagi guru honorer yang honornya di bawah Rp 1 juta,” ujar Jeje.
Tidak hanya guru honorer, semua tenaga honorer di unit kerja Pemkab Pangandaran akan menikmati kenaikan honor mulai awal 2021.
Baik itu petugas kebersihan (pasapon), petugas rumah sakit, supir ambulans, honorer di tingkat dinas instansi, dan sebagainya.
“Total anggaran yang akan dialokasikan untuk peningkatan honor tenaga honorer tersebut. Baik guru dan sebagainya tersebut sebesar Rp 65 miliar,” katanya.
Rata-rata nanti tenaga honorer di Pangandaran akan menikmati uang kesejahteraan (honor) Rp 1 juta/bulan bahkan bisa lebih.
“Supir ambulans baik di puskesmas maupun rumah sakit selama ini honor mereka sudah Rp 1 juta lebih per bulan, nanti akan naik di atas Rp 2 juta per bulan. Rata-rata supir ambulans tersebut sudah lama masa kerjanya,” ujar Bupati Jeje.
Baca Juga: Pengangguran Digaji Jutaan Rupiah Selama 4 Bulan Bisa Buat DP Motor dan Cari Duit Ikuti Caranya