Pria yang akrab disapa Didiet itu bilang, polisi sudah punya alasan tersendiri terkait pengawalan.
"mungkin polisi sudah riset min plus nya pengawalan moge dan mobil mewah," lanjut Didiet.
"nanti bisa dievaluasi kembali dalam 1 tahun apakah efektif apa tidak dalam penerapannya," sambungnya.
Didiet juga mengatakan, pengawalan motor gede (moge) dan kecil juga sebenarnya sah-sah saja.
"Sebetulnya pengawal untuk motor besar dan kecil menurut saya sah-sah agar lebih tertib berlalu lintas, tetapi dalam pengawalan suka ada yang tidak ikut aturan barisan," tuturnya.
"Tetapi selagi ridernya paham lalu lintas dan ngerti safety riding, tidak perlu pengawalan sudah bisa," tukasnya.
Baca Juga: Mudah, Seperti Ini Caranya Kalau Mau Dikawal Voorijder dari Kepolisian
Selain Didiet, perwakilan Harley Owners Group (HOG), M. Joel Deksa Mastana ikut berkomentar.
"Sebetulnya siapapun boleh meminta pengawalan, namun tetap otoritasnya dari kepolisian," ungkap Joel.
"Pengawalan sendiri juga mengukur banyak faktor, termasuk keselamatan kecepatan diatur," lanjut pria yang juga sebagai Sekretaris Ikatan Motor Indonesia (IMI) Mobilitas.
Seandainya meminta pihak ketiga, harus ada bimbingan sebelum melakukan pengawalan.