Find Us On Social Media :

Valentino Rossi Bilang Pembalap MotoGP Sekarang Arogan, Kenapa Nih?

By Galih Setiadi, Sabtu, 3 April 2021 | 11:15 WIB
Ilustrasi. Valentino Rossi bilang pembalap MotoGP sekarang arogan. (Twitter.com/sepangracing)

MOTOR Plus-online.com - Valentino Rossi bilang MotoGP sekarang arogan, ada apa?

Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi mengomentari ronde pembuka MotoGP 2021.

Balapan MotoGP Qatar 2021 yang berlangsung hari Minggu (28/3/2021) tersebut belum membuahkan hasil bagus buat Valentino Rossi.

Valentino Rossi finis di urutan ke-12 saat balapan hari Minggu lalu.

Baca Juga: Hasil FP2 MotoGP Doha 2021, Jack Miller Memimpin, Valentino Rossi Ada Peningkatan

Baca Juga: Hasil FP1 MotoGP Doha 2021, Aleix Espargaro Melesat, Valentino Rossi di Urutan Segini

Pembalap berjulukan 'The Doctor' ini pun mulai mencoba melihat sekelilingnya.

Dengan dominasi para pembalap muda, pembalap paling senior di kelas MotoGP ini justru menyayangkan perilaku juniornya.

Terlebih saat dirinya sempat merosot dan terlempar dari 10 besar.

Ternyata, ada fakta mengejutkan yang dirasakan Rossi.

Baca Juga: Persiapan MotoGP Doha 2021, Valentino Rossi Mau Nyontek Maverick Vinales

Valentino Rossi yang merosot sempat dipepet pembalap pabrikan KTM, Brad Binder.

Menurutnya, Brad Binder saat agresif saat bermanuver.

Padahal, Binder pun juga berada di luar sepuluh besar seperti Valentino Rossi.

"Menurut saya, bukan tergantung posisi, namun dari pembalap yang lain," buka Valentino Rossi dikutip dari Crash.net.

Baca Juga: Tanya Valentino Rossi Soal Barang Baru Di Motornya, Ini Jawabannya

Valentino Rossi juga membandingkan kelakuan Binder dengan pembalap lainnya.

"Ada banyak pembalap yang lebih bersih dan membalap dengan lebih hormat pada lawannya," lanjut Rossi.

"dan ada juga beberapa pembalap seperti Binder yang lebih keras tanpa memikirkan lawannya," ungkapnya.

Menurutnya, pembalap sekarang hanya memikirkan dirinya sendiri.

Baca Juga: Finis ke-12, Valentino Rossi Dapat Pesan Mendalam Dari Sang Kekasih

"Jika kamu mencoba menutup jalur, dia akan melepas rem dan bila tak menghindar, dia mengenai kamu dari trek," beber Rossi.

"Namun, sekarang malah seperti ini. Hormat adalah kata yang terlalu besar, sulit memahami batasan," sambung The Doctor.

Sambil bercerita, Valentino Rossi bilang dulu para pembalap kalau bersenggolan, tidak bermaksud seperti itu.

"Ketika saya muda, bagi saya pendekatannya sedikit berbeda dengan sekarang. Pembalap muda punya rasa hormat lebih besar pada para senior dibandingkan sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Koplak, Video Valentino Rossi Lupa Ke Parc Ferme Padahal Jadi Pembalap Satelit Tercepat

Menurut Rossi, sikap hormat bukan hanya ditunjukkan di MotoGP.

"Sekarang, mereka tak benar-benar seperti itu. Ketika saya menghadapi pembalap dengan pengalaman lebih banyak, seperti Kazuto Sakata, Ueda atau de Radigues, ketika saya melihat mereka, justru mereka seperti pahlawan saya," kenang pembalap berusia 42 tahun itu.