Find Us On Social Media :

Banyak yang Ingin Mudik Meski Dilarang, Satgas Covid-19: Mohon Keegoan Ditunda

By , Rabu, 28 April 2021 | 07:19
Ilustrasi. Banyak yang kepengin mudik walaupun dilarang, ini kata Satgas Covid-19. (Kompas.com)

"Untuk masyarakat mohon ditunda sejenak keegoan kita, rasa kasih sayang kita tidak hanya dapat ditunjukkan dengan menemui sanak saudara maupun keluarga yang tidak sedikit diantaranya berusia lanjut secara fisik," kata Wiku dikutip dari Kompas.com.

Wiku menyebut, mudik akan meningkatkan risiko penularan virus corona, apalagi terhadap kalangan lansia.

Baca Juga: Horee Pemerintah Bolehkan Mudik Sebagian Warga Mungkin Anda Sekeluarga Termasuk

Ia mengingatkan bahwa lansia merupakan kelompok rentan yang menjadi kontributor kematian terbesar kasus Covid-19.

Alih-alih pulang kampung, Wiku menyarankan masyarakat untuk bersilaturahmi virtual di Lebaran tahun ini.

"Kita tetap dapat bersilaturahmi, saling meminta maaf, dan bercengkerama secara virtual dan hal tersebut tidak akan berkurang esensinya sedikitpun tanpa interaksi fisik yang berpotensi memperluas penularan Covid-19

Wiku mengungkap, survei Kementerian Perhubungan RI menemukan bahwa 7 persen masyarakat tetap ingin mudik meski pemerintah telah menyatakan pelarangan.

Baca Juga: Larangan Mudik Lebaran 2021, Ganjil-genap Jakarta Kembali Diterapkan?

Ia mengajak masyarakat untuk menurunkan persentase tersebut dengan mengikuti kebijakan pemerintah untuk tidak mudik Lebaran.

"Mari rayakan sucinya bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri secara aman dan bertekad untuk segera mampu bertemu langsung pada Ramadhan atau Idul Fitri tahun depan dengan mempercepat pengendalian Covid-19 dari sekarang," kata Wiku.

Yuk tahan dulu keinginan mudik ke kampung halaman mulai sekarang.

Biar pandemi Covid-19 di Indonesia berangsur hilang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tegaskan Larangan Mudik, Satgas Covid-19: Mohon Keegoan Ditunda Sejenak"