Event ini menjadi ajang bertemunya pecinta motor custom dan para kreator menampilkan karya terbaiknya yang dikemas dalam bentuk festival.
“Kenapa BBQ Ride karena konsepnya barbeque-an sambil ngeliat motor hasil karya teman-teman," ujar Chandra.
Sampai saat ini, BBQ Ride telah dihelat enam kali di Kota Bandung. Arenanya pun berpindah-pindah, misalnya, seperti di Balai Kota, PT KAI, atau di daerah Arcamanik. Tak tanggung-tanggung, rata-rata pengunjung bisa mencapai 15.000 orang.
Imbasnya, Pickers Store semakin dikenal dan kebanjiran order, salah satunya produk DIY dan riding gear untuk pecinta custom culture. Selain itu, Chandra dan sang istri juga sering menerima order dekorasi garasi dengan konsep vintage.
Deretan produk lokal yang dijual di Pickers Store (Dok. MotoFlow)
Hadir dengan konsep vintage, melalui Pickers Store, Chandra tanpa disadari turut menyebarkan semangat Trash Properly. Barang-barang tua yang tidak terpakai ia buat memiliki fungsi dan nilai baru.
Untuk membuat produk-produknya, Pickers Store juga mengusahakan sebisa mungkin tidak menghasilkan limbah.
Baca Juga: Behind The Story Part 2: Sekepal Aspal Ride and Grill Collaboration Merchandise
Beberapa produk yang ia buat, bahkan memanfaatkan bagian otomotif. Contohnya saja, asbak yang dibuat dari piston bekas dan ornamen ruangan yang dibuat dari kunci pas.
“Semua produk yang dihasilkan seminimal mungkin menghasilkan limbah. Sebab, kami mengutamakan prinsip Trash Properly,” ujar pria kelahiran 11 November 1982 tersebut.
Tak hanya itu, Chandra menjelaskan, selain produk setiap pelanggan yang berbelanja di sini dikemas menggunakan plastik yang mudah terurai.
“Sudah lama kami juga menggunakan plastik yang mudah terurai dari serat singkong. Selain itu, Pickers Store juga tak jarang menggunakan goodie bag supaya bisa digunakan berkali-kali,” jelas Chandra.
Tantangan menerapkan prinsip Trash Properly