Saat tiba di Jalan DI Pandjaitan, ia baru mengetahui ternyata rombongan tersebut adalah rombongan presiden setelah ia melihat plat mobil hitam depannya bertuliskan RI 1.
Baca Juga: Hukum Menghalangi Ambulans STNK Diblokir Gak Bisa Diperpanjang dan Rumah Didatangi Polisi
"Kagetlah saya. Bingung mau nyalip atau enggak, mau nyalip atau enggak. Takut-takut juga saya kan," kisah dia. Di saat bersamaan, seorang pengawal presiden menggunakan sepeda motor memberi isyarat ke dia agar maju menyalip.
"Akhirnya saya maju, saya bukakan kaca, saya bilang izin Pak. Kaca mobil Pak Presiden terbuka juga, dia melambaikan tangan, baru saya maju," tutur dia.
Ahmad menyebutkan sepanjang bertemu rombongan, ada puluhan kendaraan mobil dan motor yang ia salip dan tak satu pun yang menghalangi.
"Enggak ada yang tutupi jalannya. Malahan saya dibukakan jalan dengan menepi ke kanan, saya ambil kiri," jelas dia.
Baca Juga: Viral, Video Balap Liar Di Tengah Iring-iringan Ambulans, Apa Tujuannya?
Sebagai informasi, Jokowi bersama rombongan yang melintasi Jalan DI Pandjaitan ketika disalip mobil ambulans hendak menuju SMP 22 Samarinda di Jalan Pahlawan.
Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Kapolri Komjen Polisi, Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar.
Selain meninjau vaksinasi, Jokowi juga meresmikan Jalan Tol Balikpapan - Samarinda, meninjau akses masuk lokasi Ibu Kota Negara dan beberapa agenda lainnya.
Seandainya brother yang jadi sopir ambulans, kira-kira gimana perasaannya nih?
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita Sopir Ambulans di Samarinda yang "Salip" Rombongan Presiden Jokowi: Dia Melambaikan Tangan"