Find Us On Social Media :

Hore, Menpora Kasih Titik Cerah Usai Indonesia Terancam Gagal Gelar WSBK Dan MotoGP

By , Senin, 11 Oktober 2021 | 16:40
Hore, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Zainudin Amali kasih titik cerah usai Indonesia terancam gagal menggelar WSBK dan MotoGP. (Instagram/themandalikagp)

Hal ini tentunya agar lebih preventif dan terencana dengan baik serta mengantisipasi berbagai kondisi yang terjadi.

WADA justru akan membantu mensupervisi melalui JADA (Japan Anti-Doping Agency) sebagai salah satu lembaga anti-doping yang sudah terakreditasi dan terstandarisasi secara internasional.

“Dan ada lagi tambahannya kita akan disupervisi oleh JADA, ini seperti LADI kita, lembaga anti-doping Jepang bila kita hendak menyelenggarakan kegiatan regional maupun internasional," sambung Amali.

"Ini bagus, jadi mereka akan membantu kita, mensupervisi kita supaya jangan sampai terulang kejadian seperti yang lalu itu, ini hikmah dari kejadian ini,” tutupnya.

Sementara itu, mantan Ketua LADI periode 2017-2020, dokter Zaini Khadafy Saragih, Sp.Ko melihat kasus pemberian sanksi kepada Indonesia karena masalah komunikasi saja.

Baca Juga: BREAKING NEWS, MotoGP Indonesia 2022 Akan Resmi Digelar Tanggal Segini

"Hubungan atau interaksi LADI dengan WADA itu sangat tegas, sesuai dengan SOP yang sudah baku. Dulu saya juga sering dapat teguran dari WADA, tapi tidak sampai menerima sanksi," sebut dokter Zaini, dikutip dari Warta Kota.

Untuk itu komunikasi harus dijalankan dengan sangat baik, perlu effort lebih banyak lagi.

Diharapkan pemerintah dan seluruh insan olahraga, perlu dukungan lebih terhadap kegiatan pengawasan doping di Indonesia.

Baca Juga: Jelang MotoGP Dan WSBK Indonesia, ITDC dan Wika Serah Terima Proyek The Mandalika

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Menpora Zainudin Amali Pastikan Indonesia Aman dari Sanksi WADA Setelah Kirim Surat Klarifikasi