Akibat tendangan itu, Jauhari mengalami luka di bibir dan hidungnya berdarah bercucuran.
"Saya tidak tau kenapa dia marah, padahal saya menyeberang sudah lambat, dia malah tendang muka saya," tuturnya.
Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo membenarkan kejadian itu dan bilang akan segera investigasi.
"Kita investigasi dulu," ungkap Kapolres dikutip dari Kompas.com.
Wakapolres Prabumulih Kompol Eryadi Yuswanto menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas kejadian tersebut.
Baca Juga: Kondisi Debt Collector yang Ditusuk dan Ditembak Gara-gara Cicilan Mobil, Oknum Polisi Jadi Buronan
Ia juga memastikan bahwa pihak Polres Prabumulih akan bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan korban.
Dalam video yang berbeda, Wakapolres juga mengungkapkan bahwa kedua belah pihak telah berdamai.
Sementara itu, oknum polisi yang terlibat akan dikenakan sanksi.
Wakapolres Prabumulih Kompol Eryadi Yuswanto dan jajarannya menemui pemotor menjadi korban penendangan dan tabrakan. (Dok. Polisi via TribunSumsel)
"Di sini jajaran Polres Prabumulih siap bertanggung jawab atas segala pengobatan korban. Selain itu, kedua belah pihak pun sudah berdamai dan yang bersangkutan anggota Polri itu akan dikenakan sanksi," katanya.