Kapur Barus Dicampur Ke Bensin, Emangnya bisa?

Arseen - Senin, 4 Desember 2017 | 06:30 WIB
Ryan

“Dari dokumen Agency of Toxic Sibstaces and Disease Registry, kapur barus bisa menyebabkan gangguan kesehatan, terutama kanker. Itu bila sering diserap oleh tubuh melalui mulut, kulit, pernapasan, dan dapat melalui plassenta. Bahaya juga buat kaum hawa yang lagi mengandung, bisa menyebabkan keracunan fatal pada janin dan bayi,” wanti pria yang berkantor di Jl. Raya Bogor KM 28, Jakarta Timur.

Di luar negeri, penggunaan naphthalene sudah dilarang keras.

(Baca juga: Aksi Berbahaya Emak-emak Jaman Now, Kedua Kakinya Mampu Angkat Suzuki Satria F150)

Walaupun naphthalene bisa terbakar dalam ruang bakar, namun pada pengujian emisi, kadar HC sering muncul.

Itu membuktikan kalau naphthalene tidak terbakar sempurna.

Efek kesehatan pada tingkat akut (jangka pendek), dapat menyebabkan neurotoxic, seperti vertigo, gastrointestal distress dan hepatic.

Bila terkena mata, bisa menyebabkan katarak.

Tuh, mending sobat pakai additive yang aman deh!

Penulis : Arseen
Editor : Arseen




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular