Ada 6,5 juta Motor Nunggak Pajak, Pemprov DKI Akan Razia Langsung Kerumah

Arseen - Jumat, 31 Agustus 2018 | 14:37 WIB
Ilustrasi STNK
Kompas.com
Ilustrasi STNK

MOTOR Plus-online.com - Hari ini, 31 Agustus 2018, berakhirnya masa program penghapusan sanksi administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Sanksi Administrasi Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor.

Program ini sudah digelar sejak 27 Juni 2018 lalu.

Program ini dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT DKI Jakarta ke-491 dan Kemerdekaan RI ke-73, dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pemprov DKI bersama Polda Metro Jaya selalu rutin mengadakan program seperti ini.

(BACA JUGA : Jangan Lewat, Hari Ini Terakhir Bebas Denda Pajak Kendaraan)

Langkah ini juga dibuat agar masyarakat yang menunggak pajak mobil dan sepeda motor bisa membayar kewajibannya.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Edi Sumantri mengatakan, pemutihan denda tersebut dilakukan agar wajib pajak segera melunasi tunggakan pajak mereka.

"Kami berharap masyarakat yang selama ini belum menunaikan kewajibannya agar segera memanfaatkan," ujar Edi

Menurut Edi, jumlah penunggak pajak kendaraan bermotor roda dua mencapai 3 juta dari 6,5 juta kendaraan.

Sementara itu, penunggak pajak kendaraan roda empat mencapai 450 dari sekitar 2 juta kendaraan.

Setelah program ini berakhir, maka Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melancarkan razia bersama petugas kepolisian.

Berdasarkan informasi di laman resmi bprd.jakarta.go.id, bagi wajib pajak yang belum juga melaksanakan kewajibannya, Pemprov DKI akan melakukan razia gabungan dan melakukan penagihan door to door. 

Source : GridOto.com
Penulis : Arseen
Editor : Arseen

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular