Banyak Yang Bingung, Ini loh Perbedaan 3 Tipe ECU Aftermarket Yang Beredar di Pasaran

Arseen - Selasa, 23 Oktober 2018 | 10:15 WIB
Bikesrepublic.com
Ilustrasi ECU

MOTOR Plus-online.com - Biasanya, upgrade bagian mesin harus diikuti dengan penyesuaian sistem elektronik.

Bagi bikers yang hobi oprek motor injeksi kebanyakan memanipulasi ECU bawaan motor dengan O2 Open Looper dan Piggyback, atau yang lebih advance diganti dengan ECU stand alone.

Pastinya bikers sudah tidak asing dengan tiga produk yang disebut tadi.

Namun, apakah kalian paham apa perbedaan fungsi diantara ketiganya?

“Banyak yang bisa disesuaikan dengan ECU stand alone. Mulai dari debit bensin ke ruang bakar, limiter rpm mesin, maju-mundur pengapian, idle rpm, setting TPS, tingkat CO serta pilihan mapping bisa diatur sesuai keperluan,” ujar Teguh, staf bengkel Ultraspeed Racing  di Jakarta Barat.

Sultan Abis! Warga Tangerang Ini Pembeli Pertama Kali Kawasaki Ninja H2 di Indonesia

Tajir Abis, Pria Asal Kalimantan Ini Satu-satunya yang Sanggup Beli Kawasaki Ninja H2 Limited Edition

ECU stand alone memang paket komplit karena fungsinya memang menggantikan ECU bawaan motor.

Untuk setting, ECU stand alone memerlukan keahlian khusus dan perangkat tambahan seperti laptop atau smartphone sebagai media setting.

Sedangkan piggyback, berfungsi untuk memanipulasi data dari sensor sebelum terkirim ke ECU standar.

“Terpasang berdampingan dengan ECU bawaan motor. Piggyback bisa mengatur beberapa parameter seperti pasokan bensin dan rpm limiter pada mesin motor,” jelas Harel Rahman, distributor produk Speedsparks kepada GridOto.com di Bekasi, Jawa Barat.

Enggak Nyangka, Ternyata Harley-Davidson yang Dikendarai Via Vallen di Sidoarjo Harganya Segini

Sangar Sejak Lahir, Ini 8 Generasi Kawasaki Ninja 250 Dari Tahun 1983

Tidak selengkap ECU stand alone, namun piggyback punya harga yang lebih murah.

Sedangkan O2 open looper, fungsinya hanya mengatur debit bensin yang masuk ke ruang bakar.

“Nah open looper gunanya untuk memanipulasi bacaan sensor O2 di knalpot sebelum diterima oleh ECU motor,” lengkapnya.

Selain itu, proses setting open looper terbilang sederhana karena cukup memutar saklar pada bagian atas modul.

Itulah penjelasan singkat mengenai fungsi dasar dari ketiga sistem elektronik aftermarket untuk motor injeksi.

Farhan
Ilustrasi ECU aftermarket, piggyback, dan open looper motor injeksi

Penulis : Arseen
Editor : Arseen




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular