Pembalap Ini Gak Enak Makan Gak Lelap Tidur, Gara-gara Gagal Jadi Pembalap Test Rider Yamaha

Indra Fikri - Minggu, 10 November 2019 | 16:15 WIB
Jonas Folger kecewa karena gagal menjadi test rider Yamaha
Jonas Folger kecewa karena gagal menjadi test rider Yamaha

MOTOR Plus-online.com - Mantan pembalap tim satelit Yamaha Tech3, Jonas Folger merasa kecewa dengan keputusan Yamaha gara-gara gagal jadi pembalap test rider.

Saat bersama Yamaha Tech3, Jonas Folger yang berstatus sebagai rookie mampu tampil cukup kompetitif bersama rekan setimnya yang juga sama-sama pembalap debutan yakni Johann Zarco.

Namun, debut Jonas Folger di MotoGP harus berakhir prematur karena masalah kesehatan yang memaksanya absen di empat balapan tersisa pada musim yang sama.

Pembalap asal Jerman tersebut didiagnosis mengidap sindrom Gilbert, sebuah kelainan genetik yang mengakibatkan hati Folger tak mampu memproses bilirubin dengan baik.

Baca Juga: Gak Ada Akar Rotan Pun Jadi, Gak Pake Folger, Johann Juga Boleh Jadi Test Rider Yamaha

Baca Juga: Jonas Folger Dibikin Galau Yamaha, Pilih Wild Card MotoGP Atau Balap di Kelas Moto2?

Akibatnya dia harus menepi dari arena balap untuk mendapatkan perawatan untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Setelah melalui masa-masa sulit tersebut, Jonas Folger kini sudah kembali terjun di dunia balap meskipun hanya sebatas sebagai pembalap penguji Yamaha di Eropa.

Selain menjadi pembalap penguji Yamaha di Eropa, Jonas Folger juga sempat tampil di beberapa seri balap kelas Moto2 musim ini.

Kini, masa depannya bersama Yamaha terkait status pembalap penguji tengah diliputi tanda tanya besar.

Baca Juga: Enak Juga Jadi Pembalap, Jonas Folger Mau Balap MotoGP Lagi Tahun Depan

Meskipun sebelumnya, Jonas Folger merasa sudah membuat keputusan secara verbal jika ingin melanjutkan proyek ini.

"Saya mempunyai perjanjian lisan bahwa Yamaha ingin melanjutkan dan bahkan juga mengembangkan proyek ini bersama saya," kata Jonas Folger, dilansir dari laman PaddockGP.

"Kami sudah berbicara tentang seperti apa rencana uji coba dan misi lainnya untuk proyek ini, tetapi tiba-tiba penolakan itu terjadi, bahkan jika saya telah berjanji untuk menerima kontrak itu segera," sambungnya.

Menurut pengakuan Folger, Yamaha akan kembali menyerahkan proyek terkait pengembangan motor YZR-M1 ini ekslusif hanya kepada pembalap Jepang.

Baca Juga: Lama Tidak Ada Kabar, Jonas Folger Akan Balap Lagi di MotoGP Catalunya 2019 Dengan Tim Asal Malaysia

"Sayang sekali itu akan menjadi tantangan yang sangat menarik menarik, saya telah belajar banyak hal terkait peran saya sebagai pembalap penguji," tambahnya lagi.

"Saya diberi tahu bahwa mereka sudah membuat keputusan di mana program uji coba ini akan kembali dijalankan secara eksklusif oleh para rider asal Jepang, jadi saya harus harus berhenti membalap dalam waktu lama," ucapnya.

Dengan demikian, seluruh kesepakatan yang sudah dibuat Jonas Folger dan Yamaha untuk musim depan terpaksa dibatalkan dan hal itulah yang membuatnya kini merasa kecewa.

"Saya merasa kecewa berat dengan hal ini karena saya telah benar-benar fokus pada proyek ini dan membatalkan semua opsi lain untuk musim depan," kata Jonas Folger mengakhiri.

Source : Paddock-GP.com
Penulis : Indra Fikri
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular