Gak Cuma Biar Pakem, Ternyata Ini Alasan Motor MotoGP Pakai Rem Depan Dobel Cakram

Joni Lono Mulia - Kamis, 2 April 2020 | 20:00 WIB
Motor MotoGP beberapa musim belakangan distribusi pengeremannya lebih besar ke depan, ditunjukkan dengan aplikasi cakram dobel seperti di Ducati Desmosdici GP
Twitter @ducatimotor
Motor MotoGP beberapa musim belakangan distribusi pengeremannya lebih besar ke depan, ditunjukkan dengan aplikasi cakram dobel seperti di Ducati Desmosdici GP

MOTOR Plus-online.com.com - Setelah dijelaskan kalau pembalap MotoGP melakukan pengereman dibantu rem depan, belakang dan juga engine brake.

Makin jelas kenapa rem depan motor MotoGP mengadopsi cakram dobel alias double disc brake.

Hal itu berkaitan dengan sistem pembagian atau distribusi  pengereman di motor prototpe MotoGP tidak seperti sepeda motor yang diproduksi massal.

Motor MotoGP yang merupakan motor prototipe mempunyai sistem distribusi pengereman yang lain dari pada motor produksi massal.

Ciri motor MotoGP adalah rem depan sangat dominan digunakan oleh motor MotoGP.

Baca Juga: Gokil! Pembalap MotoGP Butuh Perangkat Wajib Ini, Hentikan Laju Motor MotoGP Saat Ngebut 300 km/jam Lebih

Baca Juga: Gak Banyak Yang Tahu, Bagian Motor MotoGP Paling Enteng Itu Bukan Pelek Atau Fairing Lo, Terus Apa Dong?

Balik ke era mesin 990 cc 4-Tak baru dimulai (tahun 2002), ternyata rem belakang masih lebih dominan perannya dibanding rem depan.

Di masa itu, engine-braking control (EBC) serta hardware dan software pengereman tidak cukup pintar untuk mengurangi efek negatif torsi yang besar saat menikung.

Saat hard braking memasuki tikungan, bagian belakang motor akan terlihat seperti akan keluar dari racing line.

Manuver ini biasa disebut dengan power slide.

Jadi ketika akan berakselerasi lagi, kemungkinan high side crash lebih besar karena roda belakang tidak sejajar dengan roda depan.

Baca Juga: Gak Terima, Andrea Iannone Buka Mulut Vonis Skors FIM, Akan Ajukan Banding

Rem jaman now MotoGP
Twitter.com/MotoGP
Rem jaman now MotoGP

Penulis : Joni Lono Mulia
Editor : Joni Lono Mulia

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular