Galaknya Debt Collector Tagih Hutang Sampai Pakai Ancaman dan Kekerasan, Ini Alasannya

Galih Setiadi - Sabtu, 22 Januari 2022 | 12:25 WIB
Tribunnews.com
Ilustrasi debt collector.

MOTOR Plus-online.com - Galak bahkan brutal, debt collector tagih hutang sampai pakai ancaman dan kekerasan, begini penjelasan kriminolog.

Seperti yang brother tahu, para oknum debt collector sering mengancam ketika berusaha tagih cicilan motor.

Gak cuma itu, debt collector gak segan-segan pakai kekerasan supaya targetnya bisa membayar hutang.

Selain debt collector, rentenir atau peminjam uang juga sering memakai ancaman dan kekerasan.

Melihat fenomena kekerasan dan perampasan motor oleh debt collector yang berujung bentrokan di jalan dibongkar krimonolog.

Guru Besar Kriminologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) Muhammad Mustofa, memberikan pandangannya.

"Karena pelaku belum ada uang, terus ada kekerasan dari korban. Justru provokatornya yang tadi (korban)," katanya dikutip dari Kompas.com.

Adapun pandangan Mustofa tak lepas dari peristiwa pembacokan yang dialami debt collector di di Gang Sahlan, Serua, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (17/1/2022).

Baca Juga: Debt Collector Sangar Langsung Mundur Gak Berani Rampas Motor, Cuma Ditanya Ini

Baca Juga: Para Debt Collector Nangis Guling-guling Hilang Pekerjaan, Aplikasi Penagih Hutang Segera Dihapus 

Source : Kompas.com
Penulis : Galih Setiadi
Editor : Indra GT

Video Pilihan



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

Tag Popular