Pemerintah Targetkan Sudah Ada 6 Juta Motor Listrik pada Tahun 2025

Harits Suryo - Jumat, 24 Juni 2022 | 22:05 WIB
PT PLN (Persero) bersinergi dengan Himpunan Bank Negara (Himbara) untuk mendukung pengembangan green ecosystem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

MOTOR Plus-online - Pemerintah targetkan Pengoperasian 6 juta motor listrik pada 2025 mendatang.

Pemerintah Indonesia menargetkan ada 6 juta unit sepeda motor listrik dalam kurun waktu tiga tahun ke depan hingga 2025.

Motor listrik itu direncanakan tersebar di berbagai daerah sebagai langkah mengurangi emisi karbon dan menghemat konsumsi bahan bakar minyak.

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), PLN, dan Pertamina bekerja sama mempercepat konversi sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) ke motor listrik.

Sebab, kerja sama ini dapat mempercepat transisi energi bersih, menekan impor dan subsidi BBM, dan menghemat devisa negara.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian ESDM, PLN dan Pertamina yang dilakukan di sela forum Energy Transition Working Group (ETWG) G20.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syahrial mengatakan, saat ini pemerintah sedang mendorong penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai.

"Kami sangat mendorong adanya konversi ini. Melalui kerja sama yang disepakati hari ini harapannya target 6 juta motor listrik ada di Indonesia pada 2025 mendatang bisa segera terpenuhi," kata Ego dalam keterangan tertulis, Jumat (24/6/2022).

Pada 2021, Kementerian ESDM telah melakukan konversi 100 unit sepeda motor yang tersebar di seluruh satuan kerja Kementerian ESDM wilayah Jabodetabek.

Baca Juga: Motor Listrik CFMoto 300GT-E Bakal Jadi Motor Polisi di China, Tampil Kekar Ala Goldwing

Source : Kompas.com
Penulis : Harits Suryo
Editor : Indra GT

Video Pilihan




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

Tag Popular