Brandstory
Konten Ini Merupakan Kerjasama NGI dengan Pertamina

PERTAMINA

Isu Harga Pertalite Naik, Pertamina Buka Bisnis Swap Baterai Motor Listrik

Ilham Ega Safari - Rabu, 31 Agustus 2022 | 12:05 WIB
Kompas/Garry Lotulung
Stasiun swap baterai Pertamina

MOTOR Plus-Online.com - Bahan bakar minyak (BBM) subsidi untuk motor yakni Pertalite dikabarkan mengalami kenaikan harga.

Pertalite santer dirumorkan akan naik harganya menjadi Rp 10.000 per liter.

Artinya Pertalite akan punya kenaikan sebesar Rp 2.350 per liternya.

Kenaikan tersebut dirasa memberatkan karena dinilai sejumlah orang terlalu tinggi.

Namun, hingga artikel ini dibuat dari pihak Pertamina belum melakukan penyesuaian harga terbaru BBM subsidi

Terlepas dari hal itu, Pertamina rupanya tengah berencana masuk ke pasar swap baterai.

Tentunya langkah ini sejalan dengan yang digaungkan pemerintah soal ekosistem era elektrifikasi nasional.

Pemerintah memang sedang gencar-gencarnya mempromosikan motor listrik, bahkan punya target angka konversi motor listrik yang tinggi secara tahunan.

Baca Juga: Motor Listrik Yamaha E01 Mejeng di Malaysia, Ternyata Begini Spesifikasinya

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati membenarkan bahwa tengah berencana bisnis swap baterai Pertamina.

"Untuk ekosistem electric vehicle (EV), Pertamina masuk di hilir dulu. Kita mulai roda dua, kita pahami pasarnya agar sulit baterai cas di rumah.

Jadi konsepnya kita jual baterai swap, berikan kemudahan bagi kendaraan motor," kata Nicke, Selasa (30/8/2022).

Nicke menegaskan Pertamina akan memastikan swap baterai motor listrik tahun ini sebanyak 100 unit yang dibangun di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk mempercepat ekosistem Pertamina juga akan berkerja sama dengan Himbara dan Grab.

"Di Bali, kami kerja sama dengan Grab untuk pembangunan ekosistem ini. Kalau ekosistem ini sudah terbangun maka ini otomatis akan memberikan kemudahan ke masyarakat yang akan beralih menggunakan kendaraan listrik," ujar Nicke.

Sisi hulu, Pertamina kerja sama dengan BUMN Inalum dan PLN membangun Indonesia Battery Corporation (IBC) untuk melakukan pengembangan pembuatan baterai.

Sementara Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan bahwa swap baterai harus dilakukan Pertamina.

Baca Juga: Update Harga Motor Listrik Rakata Motorcycle Agustus 2022, Paling Murah Rp 17 Juta 

"Pertamina harus antisipasi tantangan usaha jangka panjang melihat sumber yang ada di kita sumber migas makin turun alternatif apa yang harus dipakai?," katanya.

"Sekarang minyak buat transportasi nah sudah ada jawabannya untuk bisa mengganti minyak dengan listrik. ini akan bertahap ke arah baterai," ujar Arifin.

Sebagai info, kini Pertamina memiliki 238 GES yang telah terpasang panel surya.

6 unit Charging Station untuk pengisian mobil listrik, dan 14 unit Battery Swapping Station.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertamina Mulai Bisnis Swap Baterai Motor Listrik"

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PERTAMINA
Source : KOMPAS.com
Penulis : Ilham Ega Safari
Editor : Ahmad Ridho

KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA