Dijelaskan Ahli Untuk Jangan Beli Ban di Toko yang Bannya Dijemur

Didit Abdillah - Jumat, 3 November 2023 | 07:15 WIB
Dok. Planet Ban
Ilustrasi toko ban motor.

MOTOR Plus-Online.com - Pada saat ini semua merek ban tidak lagi menjual ban dengan lilitan plastik. 

Salah satu alasannya untuk mengurangi sampah plastik dari ban baru, sehingga sejalan dengan visi ramah lingkungan. 

Tak pelak ban dibiarkan terbuka begitu saja di toko-toko an hanya dengan ditempel stiker untuk merek dan ukuran bannya saja. 

Maka dari itu, ahli menjelaskan untuk tidak membeli ban tidak di toko yang membiarkan ban terjemur langsung di bawah matahari. 

"Kalau ban terlalu lama dijemur, pasti kualitas karetnya akan menurun, baik itu cepat getas atau jadi keras," kata Dodiyanto, Senior Brand Executive & Product Development PT Gajah Tunggal produsen ban IRC. 

"Jadi pastikan beli di toko yang tidak membiarkan ban terjemur langsung atau panas-panasan," lanjutnya. 

"Sekarang kan banyak toko-toko ban, pasti mereka juga peduli untuk kualitas bannya terjaga jadi ditaruh di dalam toko," tambah pria yang akrab disapa Dodi itu. 

Dodi juga menganjurkan untuk toko tidak menumpuk ban secara berlebihan. 

Baca Juga: Karena Laris, Ban Motor Modifikasi Balap IRC MBR-110 Bakal Muncul Ukuran Lain

Jumlah maksimal ban yang bisa ditumpuk adalah lima unit, kalau lebih dari itu akan terlalu berat. 

Tumpukkan ban yang terlalu tinggi akan membuat ban yang bertumpuk itu menjadi melengkung pada konstruksi kawat di dalamnya. 

Maka dari itu ban yang ada di toko ban pasti ditelakan berbaris di atas rak agr tidak terjadi tumpukan ban. 

Dengan diletakkan berbaris, juga memudahkan teknisi untuk mengambil pilihan ban konsumen. 

Baca Juga: Arti Singkatan MBR di Ban IRC MBR-110 Ternyata Gaul Banget Nih

Penulis : Didit Abdillah
Editor : Aong


KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular