Find Us On Social Media :

Debt Collector Kembali Berulah, Bentrokan Pecah di Tengah Jalan, Nasabah Sampai Teriak Maling

By Ahmad Ridho, Sabtu, 6 Juli 2019 | 11:06 WIB
Keributan debt collector dengan pemilik mobil di Surabaya, Jatim. (FB Grenatta Arshya Ab)

Baca Juga: Debt Collector Terkapar di Aspal Diamuk Massa Kepala 'Dikapak' dan Ditelanjangi

Ada syarat yang harus dipenuhi. Kalau tidak, pemilik kendaraan berhak menolak.

Dijelaskannya sesuai dengan implementasi pelaksanaan dari UU no 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia, kepolisian memberikan kewenangan bagi perusahaan pembiayaan untuk menunjuk pihak ketiga melakukan penarikan kendaraan jika nasabah tidak melaksanakan kewajibannya.

Namun, lanjutnya, jika ada pihak yang menarik kendaraan seseorang, tetap harus ditanyakan terlebih dahulu kelengkapan administrasinya.

Termasuk sudah ada Sertifikat Fidusia atau tidak.

Baca Juga: Memilukan, Kelelahan Merawat Ibunya yang Lumpuh Driver Ojol Meninggal di Ruang Tamu, Tetangga Sempat Curiga

Baca Juga: Kondisi Terbaru Sellha Purba si PPSU Cantik di Ruang ICU, Begini Nasib Pemotor yang Menabraknya

Sebab dikhawatirkan ada oknum yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan leasing menarik paksa kendaraan, padahal bukan atas kuasa perusahaan pembiayaan.

"Biasanya penarikan paksa ini karena kendaraan sudah dioper alihkan ke pihak lain oleh pemilik pertama padahal kredit belum lunas, seharusnya ya oper alih kredit tidak boleh dilakukan langsung orang perorangan tanpa persetujuan perusahaan pembiayaan," jelas Iwan.

Klik link di bawah ini untuk melihat videonya:

https://www.facebook.com/grenatta.ab/videos/118574992739769/