Find Us On Social Media :

Pasang Tarif Terlalu Murah, Ojek Online Maxim Asal Rusia Ditolak di Wilayah Ini

By , Selasa, 08 Oktober 2019 | 13:35
Maxim, perusahaan ojek online asal Rusia ditolak karena tarifnya terlalu murah (Kompas.com)

Baca Juga: Sadis, Video Toyota Fortuner Dihentikan Paksa Oleh Warga dan Ojek Online, Ini Penyebabnya

"Aksi protes yang digagas oleh para pengemudi dari perusahaan pesaing tidak memengaruhi kerja layanan Maxim," kata Maria.

Dia mengatakan para pengemudi yang tidak puas dengan ketentuan kerja sama dengan perusahaan lainnya justru diundang Maxim bekerja sama.

"Karena layanan Maxim, para driver dapat menghasilkan uang dengan perjalanan yang berbiaya rendah. Pelanggan akan lebih banyak," jelasnya.

Hanya dalam beberapa bulan operasi di Balikpapan, kata Maria, layanan Maxim cukup populer di kalangan penumpang maupun pengemudi.

Baca Juga: Miris, Ingin Masuk ke Jalur Cepat, Driver Ojek Online Tewas Dihantam Bus Transjakarta

Para penumpang tertarik dengan harga yang terjangkau dan fungsi-fungsi menarik yang membuat layanan nyaman.

"Para pengemudi mencatat bahwa aplikasi layanan Maxim jauh lebih nyaman dibandingkan milik perusahaan lainnya," kata dia.

Dirinya mencontohkan, pengemudi dapat memilih order yang jauh lebih menarik, merencanakan lebih awal pekerjaan hingga bantuan reservasi order.

Selain itu, pengemudi juga memperoleh kesempatan untuk bekerja kapan saja dan potongan yang rendah untuk setiap orderan.

Baca Juga: Wuih, PLN CIlacap Sosialisasikan Motor Listrik ke Driver Ojek Online

Jumlahnya hanya 10 persen dari biaya perjalanan.

Disinggung jumlah driver dan pelanggan, Maria enggan membuka dengan alasan data komersial.