Find Us On Social Media :

Waspada, Corona Tidak Hanya Incar Manusia Tapi Busi Juga Bisa Kena, Begini Penjelasannya

By Ryan Fasha,Erwan Hartawan, Kamis, 12 Maret 2020 | 16:40 WIB
Busi motor. (Dok Motor Plus)

MOTOR Plus-Online.com - Saat ini dunia sedang digemparkan dengan mewabahnya Virus Corona (Covid-19) yang menular ke manusia.

Tapi, pemilik motor juga mesti hati-hati sebab corona ternyata bisa menyerang busi loh.

Kok bisa ya? Yuk simak penjelasaanya.

Corona yang dimaksud adalah corona stain.

Baca Juga: Busi 4 Kaki X-Line Akhirnya Resmi Diluncurkan Brisk Motor Indonesia, Apa Saja Keunggulannya?

Baca Juga: Mogok Saat Melewati Banjir, Gampang Tinggal Semprot Busi Mesin Langsung Jreng

Corona stain ini merupakan munculnya noda kecoklatan di keramik badan busi.

Biasanya warna kecoklatan ini muncul disebabkan kemarik busi yang tidak tertutup karet kop busi.

Busi yang sudah terkena corona (Grid OTO)

"Corona stain disini bukan sebuah virus yang menjangkiti busi, namun adanya noda hasil dari partikel oli yang tersuspensi di udara," buka Diko Oktaviano selaku Technical Support and Product Spesialist NGK Busi Indonesia.

"Noda ini akan hinggap di permukaan insulator keramik busi karena tegangan tinggi," tambahnya.

Baca Juga: Ingin Performa Motor Maksimal? Pilih Busi yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Bila diperhatikan, metal shell atau badan busi yang terbuat dari besi tidak sepenuhnya menyatu dengan bagian keramik busi.

Corona stain biasanya muncul diantara celah ini terlebih dahulu.

Hal ini bukan pertanda bahwa busi sudah mengalami kerusakan.

Walau corona stain tidak berbahaya, tapi bila didiamkan terus menerus bisa menimbulkan flashover.

Baca Juga: Ternyata Busi Ada Jenisnya Loh, Ini Perbedaanya Biar Tidak Salah Beli!

"Flashover pada busi di sini adalah gangguan yang terjadi berupa loncatan bunga api yang terjadi di insulator," beber Diko.

Munculnya flashover tanda-tandanya bisa dilihat dari adanya guratan hitam di insulator keramik busi.

Selain itu juga kualitas karet kop busi yang sudah rusak juga bisa membuat busi muncul flashover.

"Kalau sudah muncul flashover, ada baiknya ganti busi dengan yang baru," tutup Diko.