Find Us On Social Media :

Jadwal MotoGP 2020 Mulai 2 Minggu Lagi, Deretan Nama Unik Motor MotoGP

By Joni Lono Mulia, Senin, 6 Juli 2020 | 13:00 WIB
Nama Motor MotoGP 2020 punya keunikan dan ciri khas. Terdiri dari Honda, Yamaha dan Suzuki (Jepang); Ducati dan Aprilia (Italia) dan KTM (Austria). (Repsol Honda, Ducati Motor, Yamaha MotoGP, Suzuki Racing, KTM, Aprilia)

MOTOR Plus-online.com - Jadwal baru MotoGP 2020 dua minggu lagi mulai di sirkuit Jerez, (19/7/2020) gak seru kalau lupa nama motor MotoGP musim ini.

Nama Motor MotoGP beberapa musim belakang masing-masing punya nama dan kode unik.

Seperti Honda RC213V, Ducati Desmosedici GP, Yamaha YZR-M1, Suzuki GSX-RR dan Aprilia RS-GP serta KTM RC16.

Biar hafal lagi dan makin tahu nama motor MotoGP di musim ini, langsung saja membahas motor MotoGP asal pabrikan Jepang, Italia dan Austria.

Baca Juga: Wuih, Pembalap Penguji Yakinkan Ducati Kompetitif di MotoGP Jerez 2020

Baca Juga: Wuih, Fabio Quartararo Siap Perang Lawan Marc Marquez di MotoGP 2020

1. HONDA RC213V

Motor balap prototipe Honda ini diberi kode RC yang merupakan motor khusus balap.

Singkatan RC juga disebut-sebut juga merupakan singkatan dari Racing Competition.

Kemudian dua digit angka depan yaitu 21 merupakan produksi di era millenium baru alias abad ke-21.

Sementara angka di digit ketiga tertera angka 3 merupakan generasi 3 yang didesain musim 2012 hingga sekarang.

Generasi pertama adalah RC211V digunakan musim 2002 silam dengan kubikasi 1.000 cc 5 silinder konfigurasi V.

Baca Juga: Terungkap! Miguel Oliveira Tembus KTM Pabrikan, Ternyata Gara-Gara Ini

Kemudian generasi keduanya RC212V dipakai sejak 2012 dengan kubikasi 800 cc 4 silinder konfigurasi mesin V.

Sedangkan angka V terakhir mengacu pada konfigurasi mesin yang digunakan yaitu V dengan di bawah 90 derajat.

Angka V di akhir kode motor MotoGP Honda RC213V juga ada yang menungkapkanya sebagai singkatan dari Victory atau kemenangan.

Nah fanatikan MotoGP sudah gak penasaran lagi kan kode dan arti motor MotoGP Honda RC213V itu apa.

Baca Juga: Wuih, Pembalap Penguji Yakinkan Ducati Kompetitif di MotoGP Jerez 2020

Motor MotoGP Honda RC213V andalan Marc Marquez ternyata kodenya punya arti tersendiri (Twitter @HRC_MotoGP)

2. DUCATI DESMOSEDICI GP

Ada yang ngeh tidak kenapa nama motor MotoGP Ducati itu Desmosedici GP?

Ducati kembali turun di pentas balap motor dunia MotoGP era 4-Tak di musim 2003.

Ducati yang merupakan produsen motor sport performa tinggi menjajal kemampuan akan teknologi motor yang dimilikinya.

Apalagi, di era 2000-an begitu perkasa di pentas World Superbike.

Era 2000-an ingin mencoba kompetisi MotoGP dengan menggunakan motor kreasi khas pabrikan Italia.

Baca Juga: Bukan Tes Sembarangan, Aleix Espargaro Ngegas Motor MotoGP Aprilia RS-GP di Sirkuit MIsano, Kayak Baru Naik Aja

Frame dari besi trellis dengan mesin V4 dengan sudut 90 derajat berkubikasi 1.000 cc.

Ducati mengunggulkan teknologinya berupa katup Desmodromic yang terdiri 4 katup di setiap silinder.

Total ada 16 katup di mesin V4 90 derajat.

Penyebutan 16 dalam bahasa Italia adalah sedici.

Makanya nama motor MotoGP Ducati disebut Desmosedici atau 16 katup Desmodromic kreasi internal Ducati.

Baca Juga: Seberapa Pantas Johann Zarco Naik Motor MotoGP Ducati, Bukti Sejarah Mantan Yamaha Gak Ada Yang Sukses

Di awal kiprahnya, Ducati Desmosedici GP memang motor yang bertenaga.

Akan tetapi sulit untuk dikendalikan.

Baru di musim 2007 saat aturan MotoGP berubah dari mesin 1.000 cc ke 800 cc.

Desmosedici GP7 dengan pembalap andalannya Casey Stoner berhasil menjadi juara dunia.

Setelah itu, lagi-lagi Desmosedici GP mengalami problem khas yaitu motor yang sulit dikendalikan.

Baca Juga: Terungkap, Ini Alasan Pol Espargaro Kepincut Gabung Tim Honda Pabrikan, Marc Marquez Juara Karena Hal Ini

Kalau diibaratkan dengan binatang, Ducati Desmosedici era 2003-2012 itu seperti banteng bertenaga namun sulit dikendalikan.

Hingga kemudian, mulai MotoGP 2016 dengan kehadiran insinyur dari Aprilia, yaitu Luigi Dall'Igna terjadi perubahan.

Di mana motor MotoGP Ducati berubah frame dari trellis ke aluminium twin spar seperti motor MotoGP Honda dan Yamaha.

Lantas mesin V4 disebut-sebut tidak menngadopsi sudut lebar 90 derajat, melainkan lebih sempit rentang 75-85 derajat.

Baca Juga: Wow! Markas Besar Official Fan Club Valentino Rossi Makin Menarik Dikunjungi, Gara-gara Barang Berharga Ini

Kemudian, motor MotoGP Ducati juga tak lagi menganut penulisan tahun di Desmoseidici GP sejak 2017 silam.

"Kami lebih menyukai menyebut motor kami dengan Desmosedici GP saja seperti penyebuhan motor Honda atau Yamaha," ujar Sporting Director Ducati Corse, Paolo Ciabatti berbincang langsung dengan Motorplus-online saat itu.

Sejak kehadiran Luigi Dall'Igna dengan kombinasi Andrea Dovizioso, Andrea Iannone, Jorge Lorenzo hingga Danilo Petrucci, performa motor MotoGP Ducati Desmosedici GP selalu jadi rival berat Honda.

Bahkan, Andrea Dovizioso dalam 3 musim beruntun meraih runner-up dunia pembalap MotoGP 2017-2019.

Itulah nama dari motor MotoGP Ducati yang dimaui cukup dengan penyebutan Desmosedici GP saja tanpa ada embel-embel tahun di belakangnya.

Baca Juga: Gak Nyangka, Ternyata Ini Alasan Aprilia Ubah Sudut Mesin Motor MotoGP RS-GP Jadi V4 90 Derajat

Desmosedici merupakan kependekan dari teknologi katup Desmodromic yang terdiri 16 katup dalam bahasa Italianya berarti sedici.

Makanya, motor MotoGP Ducati dinamai Desmosedici dan GP merupakan kependekan dari Grand Prix atau balap motor paling bergengsi di dunia.

Ilustrasi. Andrea Dovizioso saat tes pramusim di MotoGP Qatar 2020 (Ducati Corse)