Find Us On Social Media :

Rencana Pajak Motor Bensin Naik Alasannya Diungkap Luhut Binsar Pandjaitan

By M. Adam Samudra,Galih Setiadi, Jumat, 19 Januari 2024 | 06:55 WIB
Foto ilustrasi. Luhut Binsar Pandjaitan jelaskan rencana pajak motor bensin naik. (Kolase MOTOR Plus/Kompas.com)

MOTOR Plus-Online.com - Bikin geleng-geleng, pajak motor bensin masuk dalam rencana pemerintah yang bakal dinaikkan, Luhut Binsar Pandjaitan bongkar alasannya.

Jangan kaget bayar pajak kendaraan khususnya pajak motor bakal lebih mahal nantinya ya bro.

Soalnya, pemerintah memiliki rencana untuk menaikkan pajak kendaraan bahan bakar minyak (BBM) alias Internal Combustion Engine (ICE).

Hal tersebut disampaikan langsung Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

"Tadi kita juga rapat, dan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan menaikkan pajak untuk seperda motor konvensional sehingga nanti itu bisa (untuk) subsidi ongkos-ongkos seperti LRT atau kereta cepat," kata Luhut saat seremoni peluncuran BYD pada Kamis (18/1/2024).

Kebijakan tersebut, menurut Luhut, untuk mengurangi polusi udara.

"Dengan demikian kita coba melihat ekuilibrium kebijakan tadi untuk konteks mengurangi polusi udara," tuturnya.

Rencana tersebut melengkapi langkah-langkah yang dilakukan pemerintah untuk menekan polusi.

Baca Juga: Bayar Pajak Motor Online di Januari 2024 Via Aplikasi SIGNAL Begini Cara Daftar

"Dalam konteks menurunkan hasilnya jadi segala macam kita lakukan, dari penerapan ganjil genap dan seterusnya, menaikkan pajak, sampai akhirnya menyiapkan infrastruktur agar masyarakat menitipkan mobilnya atau motornya dan juga dari apa langkah-langkah lain yang sudah kita rumuskan," terang Luhut.

Luhut bilang, kebijakan untuk menaikkan pajak motor BBM merupakan langkah penting.

"Ini merupakan kebijakan penting, tidak hanya berbicara dan tidak hanya mengkritik saja karena tidak mudah melaksanakan ini. Beberapa bulan terakhir ini kita sudah menemukan masalahnya dan saya pikir ini kesempatan yang bagus untuk membuat Jakarta menjadi bersih," beber Luhut.

"Mengurangi subsidi yang sampai Rp 10 triliun yang kemarin diberikan oleh Menteri Budi Sadikin kepada kami tinggal nanti kita cari nanti ruangannya bagaimana untuk membuat ekonomi tetap jalan dengan baik seperti Covid yang lalu kita membuat ekuilibriumnya sehingga kita bisa ekonomi jalan," tegasnya.

Gimana bro, setuju dengan rencana pemerintah yang satu ini?