Pembunuhan di Fly Over Pasopati Bikin Geger Biker Bandung

Motorplus - Kamis, 16 Januari 2014 | 15:47 WIB

Akhir tahun 2013, Bandung kembali dibikin geger dengan aksi brutal kelompok motor yang sering disebut gangster. Tindakan kriminal mereka sudah di luar batas kewajaran, tak hanya menganiaya korban, mereka sudah tidak segan lagi mengambil nyawa. Paling gress dan menggegerkan menimpa Andik Wahyu (21) siswa Akademi Angkatan Udara (AUU).

Almarhum tewas mengenaskan dengan luka tusukan menembus jantung. Kejadian di fly over Jl. Pasopati (23/12) lalu. Peristiwa ini jelas mengusik nurani biker Bandung. Jenazah almarhum lantas dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Jepuh, Nganjuk. Setelah diterbangkan ke Lanud Iswayudi Madiun lewat upacara pelepasan ala militer. “Almarhum diterbangkan menggunakan pesawat CN-235,” jelas Danlanud Husein Sastranegara  Bandung Kolonel Pnb I Nyoman Trisantosa.

Keluarga almarhum sangat syok atas peristiwa ini. Semasa hidup, Bro Andik dikenal pemuda yang baik. Peristiwa terjadipun bukan dalam nuansa perang geng atau antarklub yang sedang hangout, Andik sedang mengantarkan kakaknya ke sebuah travel di Jl. Cipaganti, Bandung. Keduanya dipepet dan langsung dianiaya. Andik tewas sedang kakaknya Yunita selamat walau mengalami syok berat.

Kalangan biker tentu saja prihatin atas peristiwa ini. Dampaknya sangat luas, tidak hanya membuat Bandung jadi tidak kondusif tapi fitnah yang menyertainya. Beberapa pihak tidak bertanggung jawab menyebarkan isu agar situasi makin  memanas.

Di dunia maya, tersiar kabar, adanya serangan balasan dan dendam kesumat atas pembunuhan ini. Beredar kabar  akan ada aksi sweeping pasukan bayangan dengan kode tertentu. Pernyataan agar klub atau komunitas motor waspada agar tidak terjadi serangan balasan. Paling parah muncul foto penusuk, pria bertato kelelawar anggota XTC yang disebar luas dan langsung menuduh bahwa dialah penusuk Andik.

Info tidak bertanggung jawab ini tentunya tidak kalah keji dengan pembunuhan itu sendiri. Pasalnya, foto yang beredar seolah resmi dikeluarkan oleh pihak kepolisian dan manyulut dendam kesumat yang tidak berakhir.” Ini bukan foto resmi yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian,” tegas Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Martinus Sitompul.

Ia juga menegaskan bahwa orang yang difoto diidentifiaksi sebagai Asep ‘Ahok’  Suryana, anggota XTC yang baru keluar penjara pada 2011 ini
tidak ada hubungannya dengan penusukan Andik. Ia juga menyebutkan bahwa pelaku penyebaran foto dianggap keji dan tidak bertanggung jawab.

Di sisi lain Kapolda Jabar Irjen Pol. Mochammad Iriawan juga tidak membenarkan bahwa foto yang beredar adalah penusuk Andik.
Tidak hanya itu, info beredar tidak kalah ngeri, beberapa pihak tak bertanggung jawab mengeluarkan info serampangan bahwa serangan balasan akan terjadi.

Warga Bandung juga angggota TNI tentunya terusik dengan aksi pembunuhan taruna yang dikenal cerdas ini. Kepala Garnisun Tetap (Kasgartap) II Bandung Marsekal TNI AU Imron Nasution  meminta pelaku agar menyerahkan diri.

”Kami akan melakukan kordinasi dengan aparat kepolisian dan menerjunkan Garnisun sebagai back-up karena semua wewenang itu ada di tangan polisi,” jelasnya lagi.

Pembina XTC, Ndep saat ditemui MOTOR Plus mengaku tidak mendapat ancaman dari pihak yang terusik. Sampai saat ini, warga diharapkan bersabar. Menurut pihak kepolisian, indentias pelaku sudah mulai bisa ditelusuri.

”Pastinya yang bersangkutan sedang diburu untuk dimintai pertanggungjawabannya di mata hukum,” tegas Iriawan. (www.motorplus-online.com)

Penulis : Motorplus
Editor : Motorplus

Video Pilihan



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

Tag Popular