Nyaris Celaka, Curhat Pemotor Beli Ban Baru Mendadak Terkelupas, Ternyata Ada yang Aneh

Ahmad Ridho - Sabtu, 3 Agustus 2019 | 09:07 WIB
Ban baru beli terkelupas, pemotor nyaris celaka.
FB Eko Yudi
Ban baru beli terkelupas, pemotor nyaris celaka.

MOTOR Plus-online.com - Ban botak atau sudah habis kembangannya wajib diganti baru.

Hal ini agar pemotor nyaman selama beraktivitas dengan ban yang baru.

Ternyata belum banyak yang tahu kalau saat ini banyak dijual ban vulkanisir alias ban lama rasa baru.

Pemotor juga sering tertipu karena ban vulkanisir dibungkus rapi seolah-olah seperti ban baru.

Baca Juga: Bikin Geger, Spyshoot Skutik Yamaha NMAX Facelift Bocor, Stoplamp Meruncing, Sepatbor Model Baru

Dari harga juga sudah bisa dicurigai kalau ban vulkanisir lebih murah dan bisa berbahaya.

Ujung-ujungnya malah bikin pemotor celaka karena kompon ban mengelupas saat dipakai.

Insiden ban baru mengelupas (copot) kembali menimpa seorang pemotor.

Dikutip dari FB Eko Yudi, pemotor ini curhat nyawanya harus melayang gara-gara tertipu beli ban baru ternyata vulkanisir.

Baca Juga: Terdengar Teriakan, Detik-detik Toyota Innova Seruduk Warung Soto, Yamaha Mio M3 Terkapar Rusak Parah

Eko membagikan pengalaman buruknya ke grup Info Banyumas Terkini.

Ban tersebut dibeli di toko dalam kondisi baru dan masih dibungkus, tapi dari harganya sudah enggak masuk akal.

Eko menebus ban baru itu di bawah Rp 100 ribu, tanpa rasa curiga dirinya langsung memasang ban belakang di Honda Vario miliknya.

Saat motor dikendarai, ban mendadak terlupas dan hampir setengahnya copot.

Baca Juga: Jadi Tumbal, Tikungan 13 Sirkuit Brno Makan Korban Pembalap MotoGP

Akibatnya, sepatbor belakang dan kotak filter udara hancur berantakan.

Nyawanya nyaris terancam akibat kejadian itu, tapi beruntung dirinya masih bisa selamat.

Eko menghimbau kepada pemotor untuk berhati-hati dalam membeli ban yang malah bisa mencelakai pemotor.

Ban motor nyaris celaka gara-gara ban vulkanisir.
FB Eko Yudi
Ban motor nyaris celaka gara-gara ban vulkanisir.

Source : Facebook
Penulis : Ahmad Ridho
Editor : Ahmad Ridho

Video Pilihan


YANG LAINNYA

Tag Popular