Cegah Virus Corona, Ratusan Driver Ojol Surabaya Disemprot Disinfektan

Ardhana Adwitiya - Minggu, 22 Maret 2020 | 12:05 WIB
KOMPAS.COM/A. FAIZAL
Antrean Ojol untuk mendapatkan semprotan disinfektan di sekitar Terminal Purabaya Surabaya, Sabtu (21/3/2020).

MOTOR Plus-Online.com - Untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19, ratusan driver ojek online (ojol) di Surabaya disemprot cairan disinfektan.

Penyemprotan disinfektan bagi driver ojol terjadi di Terminal Purabaya, Surabaya, Sabtu (21/3/2020) kemarin.

Melansir dari Kompas.com, lebih dari 500 driver ojol yang dsemprot disinfektan.

Karena banyaknya driver yang disemprot, membuat antrian panjang.

Baca Juga: Kabar Buruk Buat Debt Collector , Pemerintah Berikan Relaksasi

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Corona Penumpang Bawa Helm Sendiri Saat Naik Ojol, Ini Pilihan Tas Helm Keren

Sementara, tim dari BPBD Jatim menyemprot seluruh tubuh pengendara dan motornya.

Usai penyemprotan, pengendara ojek online juga diberi masker.

Penyemprotan terhadap ojek online, kata Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, karena mereka dianggap sangat rentan terinfeksi Covid-19.

"Mereka berjalan mobile, selalu kontak dengan penumpang yang berbeda-beda dan tempat yang berbeda," kata Nyono.

Baca Juga: Cegah Penyebaran Virus Corona Penumpang Bawa Helm Sendiri Saat Naik Ojol, Simak Pilihan Helm yang Tepat

Selain menyemprot pengendara ojek online, Dishub Jatim sejak sepekan terakhir juga menyemprot sarana perhubungan seperti terminal, pelabuhan, stasiun dan bandara.

Penyemprotan di terminal dilakukan di 26 titik terminal tipe B se-Jawa Timur 3 kali dalam sehari.

Sementara itu, jumlah pasien teridentifikasi Covid-19 di Jawa Timur terus bertambah.

Hingga Sabtu sore, total pasien positif Covid-19 di Jawa Timur mencapai 26 orang.

Baca Juga: Sekolah dan Kantor Diliburkan Pemerintah Karena Virus Corona, Driver Ojol Langsung Kena Imbasnya

Jumlah ini bertambah 11 orang dari sehari sebelumnya 15 orang.

Sementara, kategori pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah menjadi 79 orang dari 36 orang di hari sebelumnya.

Adapun kategori orang dalam pemantauan (ODP) juga bertambah menjadi 793 orang dari hari sebelumnya yang hanya 91 orang.

Dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur, Kota Surabaya menjadi daerah paling banyak pasien positif yakni 20 orang, PDP 13 orang, dan ODP sebanyak 110 orang.

 

Source : Kompas.com
Penulis : Ardhana Adwitiya
Editor : Indra GT




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular