Larangan Menggunakan HP di SPBU Tapi Beli Bensin Pakai Aplikasi HP, Ini Penjelasan Pertamina

Harits Suryo - Rabu, 29 Juni 2022 | 17:15 WIB
Tribun Jogja/ Jalantikus
Pakai HP di SPBU bisa sebabkan kebakaran, kenapa sekarang beli BBM harus pakai aplikasi MyPertamina?

MOTOR Plus-online - Larangan menggunakan ponsel di SPBU tapi muncul peraturan baru membeli bensin harus dengan aplkasi ponsel, ini penjelasan Pertamina.

Baru-baru ini mulncul pertanyaan tentang penggunaan ponsel di area SPBU karena ada peraturan yang mewajibkan pembelian Pertalite menggunakan aplikasi ponsel.

Padahal ada peraturan yang melarang menggunakan ponsel saat berada di area SPBU.

Melansir dari Kompas.com, larangan memainkan handphone dikarenakan memang memiliki dampak yang berbahaya bagi pengemudi maupun petugas SPBU.

Bahkan, banyak video rekaman CCTV yang beredar di mana ledakan terjadi dari mobil atau pun motor dan diduga karena pengguna kendaraan sedang memainkan handphone-nya.

Sebagaimana diketahui, handphone memang dianggap bisa memicu percikan api yang akan menyebabkan ledakan saat pengisian bahan bakar.

Meski ada larangan penggunaan handphone di SPBU, Pertamina sejak beberapa tahun terakhir justru sedang gencar-gencarnya mengajak masyarakat menggunakan pembayaran non-tunai melalui aplikasi MyPertamina di tempat pengisian BBM.

Bahkan baru-baru ini, pemerintah melalui Badan Pengatur Hilir dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama PT Pertamina kini tengah menggodok petunjuk teknis agar penyaluran BBM bersubsidi yakni Solar dan Pertalite bisa tepat sasaran dengan pembayaran melalui aplikasi.

Peneliti dari Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi LIPI, Yuyu Wahyu pun angkat bicara terkait hal ini.

Baca Juga: Yogyakarta Wajib Pakai Aplikasi MyPertamina Buat Beli Pertalite, Ini Tanggapan Pakar Ekonomi UGM

Source : Kompas.com
Penulis : Harits Suryo
Editor : Indra GT

Video Pilihan




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

Tag Popular