Find Us On Social Media :

Kisah Knalpot Udang di Motor Balap Motor Nasional Underbone 2-Tak, Kenapa Dilibas Kalajengking?

By Reyhan Firdaus, Selasa, 21 April 2020 | 20:30 WIB
Knalpot udang yang dipakai Yamaha F1ZR Daytona (Dokumentasi Motor Plus / didishevaharyadi)

MOTOR Plus-online.com - Penggemar road race di Indonesia, pasti hapal dengan gaharnya motor-motor underbone 2-Tak.

Di era 90an, motor underbone 2-Tak seperti Suzuki Satria dan Yamaha F1ZR merajai kelas bergengsi ini.

Salah satu ciri khas motor underbone 2-Tak era itu, adalah penggunaan knalpot udang.

Namun masuk era 2000an, knalpot udang mulai tergantikan knalpot model kalajengking, kenapa tuh?

Baca Juga: Pecinta Dua tak Wajib tau! Pernah Dengar Kawasaki K-1? Berbody Kawasaki Kaze, Bermesin 2 Tak Jambakannya Mantap!

Baca Juga: Hendriansyah dan Ahmad Jayadi, Inilah Duel Paling Legendaris di Balap Motor Indonesia

Knalpot udang ala road race untuk motor 2 tak Yamaha Force 1. (Instagram/@wrcknalpotindonesia)

Knalpot udang punya ciri khas, yaitu bentuk header atau leher knalpot yang melingkar ke atas.

Sebelumnya knalpot udang banyak dipakai motor trail 2-Tak, demi ground clearance tinggi.

Knalpot udang lalu mulai dipakai di beberapa motor underbone legendaris, misalnya Yamaha F1ZR tim Pertamina.

Biarpun disebut menawarkan performa tinggi, knalpot udang mulai tergeser oleh knalpot kalajengking.

Baca Juga: Heboh, Ternyata Duluan Ada Rivalitas Ahmad Jayadi versus Hendriansyah di Balap Motor Nasional, Ketimbang Rossi dan Lorenzo di MotoGP