Nah Loh! Para Pembalap Mulai Membeda-bedakan Mesin Moto2 Baru

Arseen - Senin, 17 Desember 2018 | 14:00 WIB
Triumph Motorcycles
Protoype motor Moto2 Triumph

MOTOR Plus-online.com - Musim depan, kelas Moto2 akan mulai memakai mesin 765 cc 3 silinder dari pabrikan Triumph.

Menggantikan mesin 600 cc 4 silinder dari Honda.

Selain itu, musim depan Moto2 juga menggunakan perangkat elektronik seragam dari Magneti Marelli.

Dengan dua perubahan besar itu, Moto2 diyakini akan semakin mendekati MotoGP.

Hal itu sedang jadi trending topic di kalangan GP Mania saat ini, baik fans dan orang-orang yang berkecimpung langsung.

Baca Juga : Bikin Ngilu! Video Detik-detik Kawasaki Ninja 250 Tabrak Becak, 2 Orang Terkapar

Baca Juga : Ngeri! Moge Polisi Ditabrak Pajero Sport, Seorang Anggota Patwal Tewas

Sam Lowes dan Tom Luthi adalah orang yang sudah balapan di kelas MotoGP, kelas Moto2 dengan mesin lama, dan akan balapan dengan mesin baru di musim depan.

Jadi, cocok dan akurat nih dengar kata keduanya.

Istimewa
Sam Lowes

"Kecepatan saat di tengah tikungan lebih lambat saat aku memakai mesin Honda," kata Sam Lowes dikutip dari Crash.net.

"Tapi kecepatan keluar dan masuk tikungannya sudah lebih cepat," tambahnya.

Lowes memang tidak berani menyamakan persis dengan MotoGP, tapi rasanya mirip.

Baca Juga : Masih Nekat Pakai Mika Bening, Siap-siap Penjara dan Denda Rp 500 Ribu

Baca Juga : Nyentrik! Matik Yamaha Ini Pakai Livery KTM Duke, Motor Apa Hayo?

"Oke memang bukan MotoGP, ini cuma 130 dk, tapi rasanya lebih mirip MotoGP dibandingkan saat dengan mesin Moto2 Honda," sambungnya.

Untuk masalah menikung, memang masih ada plus minusnya dibanding mesin Honda.

Tapi dengan mesin baru ini Lowes merasa lebih baik.

Selain itu, pergantian gigi juga lebih cepat dan rpm tinggi lebih mudah didapat.

"Lalu dengan mesin Honda setiap orang hampir sama racing line-nya, sekarang kau bisa melakukan mengubahnya," jelasnya.

Dengan itu, Lowes yakin akan terjadi lebih banyak pertarungan dan salip-menyalip di Moto2 2019.

Tom Luthi juga sependapat dengan Sam Lowes.

"Sekarang aku balik dan berpikir Moto2 akan mendekati MotoGP, tapi masih ada perbandingan kecepatan menikung dengan motor besar itu," kata Luthi.

"Ini memang masih Moto2, tapi ini bukan mesin 600 cc dan lebih banyak torsi dari Triumph saat menikung," sambungnya.

Marc VDS
Thomas Luthi

Luthi senang dengan mesin baru ini.

Hanya saja, mesin baru ini memang lebih sulit dikontrol.

Torsi putaran bawahnya sangat besar, jadi akselerasinya lebih gila.

"Saat keluar tikungan, atau di apex, sangat sulit karena kau harus halus dan hati-hati," jelasnya.

Kemungkin high side crash dengan mesin ini juga lebih besar.

"Itu karena sangat sulit dikendalikan, kau harus kalem dan halus dengan tuas gasnya, ini baru dan kau harus menemukan caranya agar lebih mudah dikontrol," kata pembalap asal Swiss ini.

Penulis : Arseen
Editor : Arseen




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular