Ambulans dan Parang Mengkilap Dipakai Aksi Geng Motor Hingga Memakan Korban Satu Orang Kritis

Aong - Senin, 29 Juli 2019 | 11:03 WIB
Kombes Abdul Karim Kapolres Metro Tangerang  menunjukkan senjata tajam barang bukti yang digunakan geng motor untuk tawuran
Imam/Wartkota
Kombes Abdul Karim Kapolres Metro Tangerang menunjukkan senjata tajam barang bukti yang digunakan geng motor untuk tawuran

MOTOR Plus-online.com - Ambulan pernah dipakai untuk kerusahan 22 Mei lalu di depan gedung Banwaslu.

Ternyata gerombolan geng motor juga memanfaatkan ambulan untuk bikin aksi kerusuhan dan memakan korban hingga kritis.

Ambulans dipakai untuk membayangi gerombolan geng motor itu dan memecah massa.
 
Sebanyak 15 motor dan sekitar 30 orang konvoi.

Baca Juga: Malunya Bisa Seminggu, Sokbreker Belakang Merek 'Ohlins' Mendadak Copot, Pemilik Motor Curhat

Baca Juga: Video Satpam Sebar Ranjau Paku Berbuntut Panjang, Pihak Pom Bensin Malah Bilang Begini

Mereka menggoreskan parang ke jalanan, sehingga mengusik warga dan berhamburan keluar rumah untuk melawan.
 
Tawuran antara warga dan geng motor di pagi itu pun tak bisa dihindarkan.

Kelompok geng motor yang sudah terdesak itu ditolong mobil ambulans yang pura-pura melintas.

Setelah diselidik polisi, diketahui ambulans itu dipersiapkan para geng motor untuk memecah massa.

 
Baca Juga: Merinding, Postingan Terakhir Pembalap Nasional Arif Murizal Sebelum Tutup Usia di MotorPrix Riau

Ambulans juga dipakai untuk mengangkut apabila kubu geng motor jatuh korban.

Namun begitu mendengar ambulans datang, warga berhamburan.
 
“Karena dikira mobil polisi, sehingga warga kabur, namun ada salah satu warga yang tertinggal sehingga jadi korban kebrutalan pelaku,” ungkap Kapolres Metro Tangerang Kombes Abdul Karim dikutip dari wartakota.com.

Korban diketahui bernama Azhari hingga Jumat (26/7/2019) lalu masih dirawat di rumah sakit dengan kondisi kritis akibat luka bacok di sekujur tubuh.

 
Baca Juga: Yamaha NMAX Facelift Dikabarkan Siap Meluncur Agustus Besok Bareng Dua Motor Sport Terbaru

Peristiwa berdarah yang dipicu saling ejek di media sosial Instagram itu terjadi di Jalan Raya M. Toha, Kecamatan Periok, Kota Tangerang pada Sabtu (13 Juli 2019).

Kanitreskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali Hariono mengungkapkan, polisi yang menerima laporan terjadi tawuran bergerak mencari  pelaku yang diduga anggota geng motor itu.

Polsek berhasil meringkus dua pemuda diduga anggota geng motor.

Keduanya ditangkap lantaran menyerang seorang pemuda hingga kritis.

Baca Juga: Akhirnya Terbongkar Alasan Dua Satpam Tebar Puluhan Ranjau Paku di Depan Pom Bensin

“Awalnya kami amankan 15 orang. Namun dari hasil penyelidikan, pelaku utama hanya dua orang. Sisanya kami kembalikan ke orang tua masing-masing,” ungkap Kanitreskrim.

Zazali mengungkapkan tersangka bernama Rizki (19) dan Yoga alias Popo (19). Dari pelaku polisi sita empat bilah senjata tajam.
 
Berkaitan dengan mobil ambulance yang digunakan saat berulah dengan tujuan untuk memecah massa, Zazali mengatakan ambulance itu milik orangtua salah satu peserta tawuran.
 
“Ambulans itu diketahui milik pribadi dan disewa RSUD Kabupaten Tangerang. mobil tersebut milik orangtua salah satu peserta tawuran.

 
Baca Juga: Mengharukan, Begini Suasana Pemakaman Pembalap Nasional Yang Meninggal di MotorPrix Riau 2019

Parang, golok dan senjata tajam lainnya disita polisi.

 

Penulis : Aong
Editor : Aong

Video Pilihan


YANG LAINNYA

TERPOPULER +

Tag Popular