Asosiasi Ojol Tolak Keras Wacana Kenaikan Pajak Motor Bensin Sambil Singgung Isu Lain

Galih Setiadi - Sabtu, 20 Januari 2024 | 19:30 WIB
Kompas.com
Foto ilustrasi driver ojek online. Wacana kenaikan pajak motor bensin ditolak keras Asosiasi Ojol Garda Indonesia.

MOTOR Plus-Online.com - Penolakan keras datang dari Asosiasi Ojek Online alias Ojol terhadap rencana kenaikan pajak motor bensin.

Seperti yang brother tahu, wacana naiknya pajak motor bensin sedang ramai dibahas.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia (Menko Marves RI), Luhut Binsar Pandjaitan.

"Tadi kita juga rapat, dan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan menaikkan pajak untuk sepeda motor konvensional sehingga nanti itu bisa (untuk) subsidi ongkos-ongkos seperti LRT atau kereta cepat," jelas Luhut di Jakarta, Kamis (18/1/2024).

Menurutnya, rencana kebijakan itu memiliki tujuan mengurangi polusi udara.

"Dengan demikian, kita coba melihat ekuilibrium dari kebijakan tadi untuk konteks mengurangi polusi udara," tuturnya.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Menko Marves, Jodi Mahardi mengatakan rencana itu baru sebatas wacana.

"Tidak ada rencana untuk menaikkan pajak terkait kendaraan bermotor dalam waktu dekat," kata Jodi mengutip Kompas.com.

Baca Juga: Wacana Pajak Motor Bensin Naik Bikin Geger, Ini Kata Anak Buah Luhut Binsar Pandjaitan

Walaupun masih sebatas wacana, kebijakan itu mendapat penolakan dari beberapa pihak.

Penulis : Galih Setiadi
Editor : Ahmad Ridho




KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

TERPOPULER

Tag Popular

Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.